RADAR SURABAYA - Ditresnarkoba Polda Jatim masih melakukan penyelidikan terkait temuan 52 kilogram (Kg) sabu di Masalembu, Sumenep Madura belum lama ini.
Dari hasil analisa polisi, sabu tersebut berasal dari jaringan Malaysia. "Iya (mengarah ke jaringan internasional) diduga dari Malaysia. Masih penyelidikan," ujar Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Robert Da Costa, Rabu (18/6).
Diketahui sabu tersebut pertama kali ditemukan oleh empat nelayan di perairan barat daya Masalembu dengan berat 35 kilogram, Rabu (28/5). Puluhan kilogram sabu tersebut ditemukan dalam drum.
Kemudian warga menemkan 3 kg sabu dan diserahkan ke Polsek Masalembu pada Sabtu (31/5). Selanjutnya kembali ditemukan sabu dengan berat 8 kg di depan Pos Koramil 0827/22 Senin (2/6).
Atas sejumlah temuan itu Polda Jatim turun ke Masalembu melakukan pengembangan dan menyisir ke sejumlah titik untuk mencari barang bukti lain.
Selama penyisiran, Polda Jatim mengamankan total 17 kilogram sabu dari Masalembu, pada Selasa (3/6) dari hasil pengembangan temuan sabu 3 dan 8 kilogram.
Robert melanjutkan puluhan kilogram sabu yang ditemukan di Masalembu tersebut memiliki ciri yang sama yakni terbungkus kemasan berwarna hijau dengan tulisan Cina.
"Totalnya 52 kilogram, sampai sekarang masih penyelidikan," tegasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto