Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kakanwil Ditjenpas Jatim Hadiri Pembukaan Program Pelita Harapan di Rutan Bangil, dari Pembinaan Menuju Kesempatan Hidup Baru

Suryanto • Rabu, 18 Juni 2025 | 21:49 WIB
INOVASI: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, menghadiri pembukaan Program Pelita Harapan yang digelar di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil
INOVASI: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, menghadiri pembukaan Program Pelita Harapan yang digelar di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil

RADAR SURABAYA — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, menghadiri pembukaan Program Pelita Harapan yang digelar di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil, Rabu (18/6). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Rutan Bangil dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), yang menyasar 180 warga binaan sebagai peserta pelatihan kemandirian.

Dalam sambutannya, Kadiyono, yang juga merupakan mantan Kepala Rutan Bangil, menyampaikan kebanggaannya atas capaian dan komitmen seluruh jajaran. “Sebagai orang yang pernah memimpin di sini, saya bangga melihat progres dan dedikasi seluruh tim. Terus jaga semangat, karena tugas pemasyarakatan adalah tugas mulia,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pembinaan berbasis keterampilan di lingkungan pemasyarakatan. Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Eksekutif Regional 3 PT Pelindo serta jajaran struktural Rutan Bangil.

Kadiyono memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Rutan Bangil yang dinilai berhasil melanjutkan dan meningkatkan program pembinaan yang telah berjalan. Menurutnya, upaya pembinaan seperti ini merupakan bentuk nyata komitmen institusi pemasyarakatan dalam menyiapkan WBP kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan.

“Saya bangga melihat Rutan Bangil terus berinovasi dan menjalin kerja sama yang produktif. Ini bukan sekadar program seremonial, tapi bentuk nyata bahwa pembinaan dijalankan secara kolaboratif dan terukur,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerja sama antara pemasyarakatan dan pihak eksternal seperti Pelindo adalah wujud implementasi prinsip dasar pemasyarakatan, tidak memperburuk keadaan warga binaan, melainkan memperbaiki dan memulihkan mereka agar siap kembali hidup mandiri.

Sebagai simbol dimulainya program, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada WBP oleh Kakanwil Ditjenpas Jatim bersama Direktur Eksekutif Regional 3 PT Pelindo. Program ini akan difokuskan pada peningkatan kompetensi teknis serta penanaman semangat kewirausahaan bagi para peserta.

Kadiyono juga menekankan pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap para WBP pasca-pembinaan. “Pelatihan seperti ini adalah bekal yang sangat berharga. Selain meningkatkan keterampilan, program ini membuka jalan bagi mereka untuk mendapatkan penerimaan sosial ketika kembali ke lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap agar program serupa dapat diperluas ke seluruh lapas dan rutan di Jawa Timur. Menurutnya, sinergi dengan dunia usaha adalah langkah strategis yang patut direplikasi guna memperkuat sistem pembinaan nasional.

Program Pelita Harapan sendiri diinisiasi sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan (CSR) PT Pelindo dalam mendukung reintegrasi sosial WBP. Melalui pelatihan kerja, penguatan soft skill, dan pendekatan humanis, program ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan antara pemasyarakatan dan sektor swasta.

Editor : Vega Dwi Arista
#Kakanwil #rutan #program #ditjenpas #Pembinaan