Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kebijakan Pro Pariwisata Khofifah Berbuah Manis, Kunjungan Wisman ke Jatim Melesat

Mus Purmadani • Kamis, 12 Juni 2025 | 01:09 WIB
INOVATIF: Kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sukses mendongkrak pariwisata ekonomi Jatim.
INOVATIF: Kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sukses mendongkrak pariwisata ekonomi Jatim.

RADAR SURABAYA - Kebijakan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa sukses mendongkrak pariwisata ekonomi Jatim. Buktinya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim per 2 Juni, pada April 2025 tercatat sebanyak 24.800 kunjungan wisman masuk melalui Bandara Juanda atau naik 58,50 persen dibandingkan Maret 2025 yang hanya 15.647 kunjungan.

“Alhamdulillah ini menunjukkan bahwa kepercayaan dunia terhadap Jawa Timur sebagai destinasi wisata terus tumbuh. Ini adalah buah dari kerja keras bersama menjaga kualitas dan daya tarik wisata kita,” kata Khofifah.

Khofifah melanjutkan, selain tingginya angka kenaikan itu, pencapaian positif lain tak terlepas dari penguatan di beberapa sisi seperti budaya, sosial, dan lingkungan. Terlebih, banyak tempat wisata di Jatim seperti Bromo-Tengger-Semeru hingga Ijen sudah mengadopsi teknologi guna mengkases informasi, reservasi, hingga promo wisata secara mudah dan cepat.

Maka dari itu, Khofifah mengajak masyarakat Jatim agar sama-sama memajukan pariwisata yang ada di Bumi Majapahit. Menurutnya, jika sektor pariwisata maju, hal tersebut akan berdampak ke sektor lain, seperti menggerakkan ekonomi lokal, penguatan UMKM, dan pelestarian budaya.

“Pariwisata bukan semata soal jumlah kunjungan, tapi tentang dampaknya. Ketika pariwisata tumbuh, ekonomi bergerak, budaya terangkat, dan masyarakat sejahtera,” tandasnya.

Melihat hal tersebut, Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga, Gigih Prihantono mengapresiasi kerja nyata yang dilakukan Khofifah di bidang pariwisata. Menurutnya, kenaikan hingga 58 persen tersebut didorong banyak faktor, mulai dari adopsi teknologi melalui platform SIDITA dan Majapahit Digital (Majadigi) hingga kawasan aglomerasi BTS (Bromo-Tengger-Semeru).

“Ya salah satunya kan pembangunan kawasan BTS (Bromo-Tengger-Semeru) itu berdampak sangat bagus. Imbasnya jadi kunjungan wisatawan terus meningkat,” kata Gigih, ketika dihubungi, Selasa (10/6/2025).

Kendati demikian, Gigih menegaskan, pencapaian tersebut harus dibarengi penguatan di beberapa sektor, seperti transportasi yakni dengan Trans Jatim. Menurutnya, jika Trans Jatim sampai ke tempat-tempat wisata, maka akan tercipta interkoneksi dan menjadi motor penggerak mobilitas wisatawan.

“Misal dari bandara sekarang ini masih kesusahan yang mau ke Bromo atau Tengger. Harapannya memang Trans Jatim bisa menjadi motor penggerak, jadi Trans Jatim enggak cuma mengkoneksikan antar wilayah tapi juga lokasi-lokasi wisata dan itu perlu dipikirkan ke depan,” tegas Gigih. (mus/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Gubernur Jatim #khofifah #khofifah indar parawansa