Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kualitas Air Jolotundo Mojokerto Terbaik Kedua di Dunia setelah Air Zamzam, Begini Penelitiannya

Lambertus Hurek • Selasa, 3 Juni 2025 | 01:28 WIB
Petirtaan Jolotundo, Trawas, Mojokerto, jadi jujukan wisatawan dari berbagai daerah. (IST)
Petirtaan Jolotundo, Trawas, Mojokerto, jadi jujukan wisatawan dari berbagai daerah. (IST)

RADAR SURABAYA – Sudah lama dikenal angker sekaligus penuh aura spiritual, Petirtaan Jolotundo di lereng Gunung Penanggungan kembali jadi sorotan. Kali ini bukan karena cerita mistis, tapi karena airnya disebut-sebut sebagai yang terbaik kedua di dunia setelah air Zamzam dari Makkah!

Tak sedikit orang yang percaya bahwa air dari petirtaan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini punya segudang khasiat. Mulai dari bikin kulit lebih kencang, awet muda, hingga menyembuhkan penyakit.

Yang menarik, bukan hanya kepercayaan masyarakat saja yang membuat air ini dianggap istimewa. Sejumlah peneliti juga sudah turun tangan dan menyatakan bahwa kualitas air Jolotundo memang luar biasa.

Mengutip dari situs itc.ac.id, air ini memiliki kandungan mineral tinggi, tetap jernih dan murni meski usianya sudah lebih dari seribu tahun!

“Ini luar biasa. Bayangkan, bangunan dari abad ke-10, tapi kualitas airnya masih terjaga. Bahkan tak kalah dari produk air kemasan modern,” tulis laporan dari situs tersebut.

Secara ilmiah, Petirtaan Jolotundo diduga menggunakan sistem akuifer — sebuah formasi batuan yang bisa menyimpan dan mengalirkan air tanah dalam jumlah besar. Teknologi ini sudah dikenal sejak zaman Mataram Kuno, dan membuat pasokan air di petirtaan tetap stabil hingga kini.

Tak hanya itu, letaknya yang berada di kaki Gunung Penanggungan juga memperkuat dugaan para ahli bahwa dulunya tempat ini digunakan para resi Hindu untuk menyucikan diri. Bahkan ditemukan pahatan bertuliskan “gempeng”, yang dipercaya berarti melebur dosa atau kesalahan.

Jadi, jangan heran kalau banyak orang datang ke sini bukan hanya untuk wisata sejarah atau ritual spiritual, tapi juga sekadar ingin merasakan segarnya air yang konon bikin awet muda ini. Siapa tahu, pulang dari Jolotundo bisa makin glowing! (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Jolotundo Trawas #jolotundo #petirtaan #air zamzam #air jolotundo #mojokerto