RADAR SURABAYA - Komitmen Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dalam memajukan literasi mendapat apresiasi dari kalangan akademisi.
Dukungan konkret Pemprov Jatim dinilai telah menghadirkan berbagai program strategis dalam meningkatkan budaya baca masyarakat.
Sejarawan Universitas Jember, Prof. Nawiyanto, menyampaikan kekagumannya terhadap langkah-langkah Khofifah dalam memperluas akses literasi di daerah.
Pendekatan yang dilakukan sangat berdampak pada peningkatan kapasitas intelektual warga.
“Saya sangat terkesan dengan komitmen dari Ibu Khofifah untuk memajukan literasi di Jawa Timur,” ujar Nawiyanto usai hadir dalam Pekan Literasi Jawa Timur 2025 di Surabaya.
Menurutnya, program-program literasi yang digulirkan selama kepemimpinan Khofifah telah membuka ruang belajar bagi banyak kalangan.
Hal ini menunjukkan arah kebijakan yang progresif dan berpihak pada pembangunan sumber daya manusia.
“Tentu sangat luar biasa dengan berbagai program yang dihadirkan Ibu Khofifah kita bisa berharap masyarakat bisa ditingkatkan kemampuan literasinya,” lanjutnya.
Nawiyanto menilai dukungan Pemprov Jatim tidak sebatas simbolik, tetapi hadir dalam bentuk nyata seperti revitalisasi perpustakaan dan fasilitas baca lainnya.
Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk mengakselerasi gerakan literasi.
“Support dari Ibu Khofifah itu sangat luar biasa. Kita sangat mendorong apresiasi hari ini dan juga ke depan dari program yang terus memajukan literasi masyarakat Jawa Timur,” katanya.
Lanjutnya dia menekankan pentingnya peran perpustakaan sebagai pusat literasi kolektif.
Menurutnya, diseminasi literasi akan berjalan optimal jika didukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada edukasi masyarakat.
“Seperti lewat perpustakaan dan juga lainnya. Dukungan Pemerintah Jawa Timur sangat diperlukan untuk memajukan dan mendesiminasikan literasi koleksi,” pungkasnya. (rud/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar surabaya