Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tenaga Ahli BGN : MBG sesuai dengan AKG

Guntur Irianto • Jumat, 16 Mei 2025 | 02:28 WIB
EDUKASI : Tenaga Ahli BGN saat menyampaikan terkait AKG dalam program MBG di Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
EDUKASI : Tenaga Ahli BGN saat menyampaikan terkait AKG dalam program MBG di Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pemerintah terus melakukan edukasi terkait dengan manfaat Makan Bergizi Gratis(MBG) di seluruh Indonesia. Tim Badan Gizi Nasional (BGN) langsung turun memberikan edukasi salah satunya terkait angka kecukupan gizi (AKG).

Tenaga Ahli BGN Imam Bachtiar Farianto juga memastikan bahwa makanan yang disajikan untuk MBG sudah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan. Yaitu, kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi. 

“Menu makanan dalam Program MBG disusun berdasarkan AKG dan standar gizi yang ditetapkan oleh BGN, guna memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi secara optimal bagi setiap penerima manfaat,” katanya saat menyampaikan ke warga Tandes, Surabaya.

Pemerintah bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Sementara itu, Dosen Prodi S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Paramita Viantry menyampaikan bahwa kondisi permasalahan gizi di Indonesia ialah meliputi kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, serta kelebihan berat badan atau obesitas.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan upaya untuk meningkatkan status gizi masyarakat melalui perluasan akses terhadap makanan bergizi seimbang, serta pemenuhan kebutuhan energi, zat gizi makro dan mikro,” ucapnya.

Anggota DPR RI Arzeti Bilbina menyampaikan tujuan dari adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi generasi mendatang, khususnya dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. (gun)

Editor : Guntur Irianto
#angka kecukupan gizi #Edukasi #Mbg #SPPG #BGN #Standar gizi #jatim #tenaga ahli