Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Khofifah Bawa Perubahan, Warga Sumbul Dulu Pikul Air Bersih, Kini Akses Mudah hingga ke Rumah

Vega Dwi Arista • Rabu, 14 Mei 2025 | 14:11 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

RADAR SURABAYA - Raut wajah bahagia tidak bisa tertutupi dari warga Dusun Sumbul, Desa Klampok, Singosari, Kabupaten Malang.

Berkah program bantuan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa sekarang mereka tidak perlu merasakan kesulitan mendapatkan air bersih.

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang telah diresmikan Khofifah sudab berhasil mengaliri air untuk ribuan warga desa.

Kini SPAM Singosari mampu mengalir ke 405 KK atau setara dengan 1620 jiwa di 10 RT pada 2 RW Dusun Sumbul.

Ketua Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPAM) Nur Ahsan bercerita bagaimana dahulu warga di desanya sulit mendapat air bersih untuk kebutuhan harian.

Untuk peroleh air bersih tak jarang dirinya harus menempuh jalan jauh sampai akhirnya mendapar bantuan Khofifah.

"Dulu masalah air bersih memang sulit sekali, saya pikul saya mencari ke gunung ada rembesan saya bawa pulang ke Sumbul. Hati saya ingin berjuanguntuk desa saya dan memakmurkan desa saya," ujarnya.

Tapi sekarang dirinya bersyukur dengan terealisasinya SPAM dari Khofifah, baginya program tersebut sangat membantu masyarakat terlebih dikala musim kemarau tiba.

Karenanya mewakili warga desa dirinya mengucap banyak terima kasih atas bantuan yang semakin memudahkan warga mendapatkan air bersih.

"Alhamdulillah ini Ibu Gubernur Khofifah saget ngalirken sampai sumur. Mugi-mugi dusun kulo barokah sandang dan pangan," katanya.

Senada, Kepala Sekolah RA Sirrul Khuluq, Juwanis Fatul Rizana mengatakan, hadirnya SPAM sangat berarti bagi warga desanya termasuk anak-anak di sekolahnya. Karena sebelumnya ketidakadaan air bersih membuat aktifitas sekolah terganggu.

"Awal anak-anak saya suruh bawa air setiap anak membawa satu botol yang berisi satu liter setengah. Untuk kegiatan di sekolah tidak ada air sama sekali mau beli air toren itu sangat mahal," ucap Juwanis.

Dia menambahkan, setelah mendapatkan bantuan air bersih Khofifah manfaat yang dirasakan sangat memberikan dampak positif besar.

Bukan hanya membantu ketersediaan air bersih namun juga turut membuat pelayanan pendidikan anak menjadi lebih nyaman.

"Alhamdulillah pembangunan SPAM ini sudah berjalan dan sampai di sekolah kami. Sekarang anak-anak enggak membawa air lagi dan air sangat lancar RA Kami sangat bahagian dan bangga," ujarnya. (rud/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#gubernur #khofifah #kesulitan air #program