Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Akses Pendidikan Berkualitas Merata, Khofifah Siapkan Bantuan Siswa Gagal Masuk Sekolah Negeri

Vega Dwi Arista • Sabtu, 3 Mei 2025 | 04:33 WIB
PEDULI: Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Hari Pendidikan Nasional di Grahadi.
PEDULI: Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Hari Pendidikan Nasional di Grahadi.

RADAR SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan setiap anak di Jawa Timur mendapatkan kesempatan pendidikan berkualitas.

Dengan keberpihakan yang jelas terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu, Khofifah merancang kebijakan yang akan meratakan akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat.

Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.

Langkah ini tidak hanya menunjukkan perhatian terhadap kualitas pendidikan, tetapi juga keberpihakan nyata terhadap masa depan anak-anak Jawa Timur.

“Pemprov bersiap memberikan biaya Rp1 juta bagi calon murid yang tidak diterima di SMA/SMK Negeri,” kata Khofifah dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 di Surabaya, Jumat (2/5/2025).

Program bantuan yang disiapkan ini akan memberikan harapan baru bagi anak-anak yang gagal masuk sekolah negeri.

Khofifah percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik dan berdaya saing.

Tidak hanya memberikan dukungan finansial, Pemprov Jatim juga berfokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayahnya.

Khofifah menegaskan, kualitas pendidikan tidak hanya soal biaya, tetapi juga soal sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar mengajar.

“Pertama adalah pembangunan dan rehabilitasi 34 SMA, 95 SMK, dan 30 SLB pada 2025, total anggaran yang kita siapkan adalah 107 miliar,” jelas Khofifah.

Pemerataan pendidikan menjadi prioritas utama bagi Khofifah, terlebih lagi bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dan anak buruh.

Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam meraih pendidikan yang layak.

“Pemprov terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dukungan pada program pendidikan bermutu untuk semua masyarakat terus digelorakan dalam kebijakan melalui Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Langkah ini menunjukkan tekad pemerintah provinsi yang dipimpin Srikandi NU ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung kemajuan pendidikan di Jatim.

Melalui program ini, Khofifah berharap bisa memberi dampak positif bagi kemajuan Jawa Timur, dengan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan siap bersaing. (rud/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#anak #gubernur #pendidikan #jatim #berkualitas