Malang – Apa jadinya jika liburan yang mestinya penuh tawa berubah menjadi jerit kesakitan? Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial DP asal Lowokwaru, Kota Malang, harus menanggung kenyataan pahit, terlempar dari ketinggian wahana Pendulum 360 di Jatim Park 1, Selasa, (08/04).
Korban yang masih duduk di bangku kelas VII itu menderita patah tulang kaki kanan dan jari tangan kanan. Peristiwa mengenaskan ini terekam video amatir pengunjung lain dan langsung viral di Instagram. Sontak saja hal ini menyulut reaksi warganet yang mempertanyakan standar keamanan wahana ekstrem tersebut.
Ayah korban, WS, dengan suara bergetar membenarkan kejadian tersebut. Dia menuturkan, saat wahana berputar 180 derajat, DP tampak bergelantungan, sebelum akhirnya tubuhnya terlempar ke bawah.
"Anak saya bersama guru les dan kakaknya naik wahana itu. Pas beberapa kali berputar, pengamannya lepas, dan dia jatuh. Padahal itu masih anak-anak, baru kelas 1 MTs," ujar WS.
Jeritan panik pengunjung lain pecah, namun semua sudah terlambat. Ironisnya, semua terjadi di siang bolong, di tengah padatnya kunjungan wisata pelajar. Usai insiden, DP langsung dilarikan ke rumah sakit.
Keluarga korban pun sempat kalut. Tak hanya soal biaya pengobatan, tetapi juga soal tanggung jawab siapa yang harus memikul kejadian ini. Laporan polisi disampaikan keluarga ke Polres Batu untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Manajer Marketing dan PR Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, mengakui kejadian tersebut dan menyatakan wahana kini di non aktifkan sementara.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kami juga sudah bertemu keluarga korban dan menindaklanjuti semua prosesnya," kata Titik.
Pihak pengelola mengklaim bahwa semua wahana telah melewati pemeriksaan teknis. Jatim Park menyatakan kesediaan menanggung biaya pengobatan korban melalui asuransi. (ovi/fir)
Editor : M Firman Syah