RADAR SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mendukung penuh rencana pemerintah pusat mengembalikan sistem penjurusan di tingkat SMA.
Diketahui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan, jurusan IPA, IPS, dan Bahasa akan dihidupkan Kembali.
Model penjurusan itu menggantikan model fleksibel Kurikulum Merdeka yang selama ini diterapkan.
“Penerapan kembali penjurusan ini sangat penting untuk menguatkan karakter dan pondasi keilmuan siswa,” kata Aries, Senin (14/4/2025).
“Selama ini, dengan sistem tanpa penjurusan yang diterapkan dalam Kurikulum Merdeka, fokus penguatan karakter akademik siswa sedikit terpinggirkan,” sambungnya.
Menurut Aries dengan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa, maka siswa bisa menguatkan karakternya.
Dia menambahkan, jika regulasi ini benar-benar diterapkan, maka pendidikan dasar siswa sejak SD, SMP, hingga SMA/SMK akan menjadi lebih kuat.
“Saat ini banyak perguruan tinggi mengeluhkan lemahnya dasar ilmu siswa baru, sehingga mereka mengalami kesulitan saat melanjutkan ke pendidikan tinggi,” ungkap Aries.
Ia menyebut penjurusan ini menjadi kekuatan dalam pembentukan karakter ilmu.
“Karena selama ini banyak perguruan tinggi menyampaikan bahwa siswa belum kuat materi dasarnya, akhirnya mereka di pendidikan tinggi agak susah,” jelasnya.
Aries berharap, regulasi ini dapat segera diresmikan agar bisa segera diterapkan dalam kurikulum tahun ajaran 2025/2026.
“Kami berharap regulasi pemerintah bisa betul-betul berdampak bagi murid kita. Semoga bisa segera diatur dalam regulasi resmi sehingga kami dapat menerapkan di kurikulum baru ini tahun ajaran 2025-2026 nanti,” katanya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa