Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bupati Ponorogo Terpilih Tolak Ucapan Karangan Bunga, Warga Ramai-Ramai Kirim Bibit Pohon

Muhammad Firman Syah • Selasa, 18 Februari 2025 | 10:31 WIB
Gagas Tren Baru : Bupati Ponorogo terpilih, Sugiri Sancoko menolak menerima ucapan karangan bunga dan memilih menggantinya dengan bibit tanaman.
Gagas Tren Baru : Bupati Ponorogo terpilih, Sugiri Sancoko menolak menerima ucapan karangan bunga dan memilih menggantinya dengan bibit tanaman.

PONOROGO – Ada pemandangan tak biasa di rumah dinas Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Alih-alih dihiasi deretan karangan bunga yang biasanya membanjiri halaman pejabat terpilih, kediaman Sugiri justru penuh dengan bibit pohon hidup. Mulai dari alpukat mentega, sawo, hingga tanaman lainnya berjejer rapi sebagai bentuk ucapan selamat atas terpilihnya kembali Sugiri sebagai Bupati Ponorogo periode 2025–2030.

Ini bukan kebetulan. Sugiri sendiri yang menggagas tren unik ini. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @sugirisancoko26, Minggu (16/2), ia mengajak warga dan pejabat mengganti karangan bunga dengan bibit pohon. Menurutnya, tanaman hidup jauh lebih bermanfaat untuk jangka panjang ketimbang bunga yang hanya bertahan beberapa hari sebelum akhirnya berakhir di tempat sampah.

"Karangan bunga sifatnya sementara, mudah layu, kemudian rusak lalu dibuang. Sebaliknya, bibit pohon berbuah bisa terus tumbuh, memberikan oksigen, mempercantik kota, dan hasil buahnya bisa dinikmati oleh masyarakat," ujar Sugiri.

Lebih jauh, Sugiri berharap tren ini bisa meluas ke berbagai kesempatan lain. Ia mengusulkan agar ke depan, kebiasaan mengirim karangan bunga dalam pernikahan, ulang tahun, bahkan acara duka, mulai beralih ke tanaman hidup.

"Bagi para pengusaha karangan bunga, mungkin bisa mulai bermutasi, berpikir bagaimana tumbuhan hidup bisa menjadi andalan bagi para pengucap saat ada perayaan atau selebrasi lainnya," ujarnya.

Tak sekadar simbolis, bibit-bibit pohon ini nantinya akan ditanam di berbagai lokasi strategis di Ponorogo, termasuk lingkungan kantor pemerintahan dan area perkotaan. Dengan perawatan yang baik, beberapa tahun ke depan pohon-pohon ini bisa berbuah dan hasilnya dapat dinikmati masyarakat.

"Ya, nanti ditanam di sekitar sini. Kalau masih ada sisa, kita tanam di kawasan kota. Kan jadi lebih hijau dan teduh," tambahnya.

Di akhir pesannya, Sugiri mengingatkan bahwa Pilkada sudah usai, dan kini saatnya masyarakat bersatu kembali.

"Tidak perlu ada perpecahan. Mari bersama-sama membangun Ponorogo agar semakin sejuk, damai, dan hijau," pungkasnya.

Ajakan ini rupanya disambut baik. Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, misalnya, memilih memberikan bibit pohon alpukat. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (PKUM) turut menyumbang alpukat mentega, sementara Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia menghadiahkan bibit pohon sawo. (raa/fir)

Editor : M Firman Syah
#Sugiri Sancoko #Bupati Ponorogo #unik #bibit tanaman #karangan bunga