Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono Optimis JGU dan Jamkrida Dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Mus Purmadani • Minggu, 9 Februari 2025 | 14:41 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono saat menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi DPRD Provinsi Jawa Timur terhadap Raperda tentang Perseroda Jatim JGU dan Jamkrida.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono saat menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi DPRD Provinsi Jawa Timur terhadap Raperda tentang Perseroda Jatim JGU dan Jamkrida.

RADAR SURABAYA Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono optimis bahwa Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Jatim Grha Utama (JGU) dan Perusahaan Perseroan Daerah Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Timur mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Sabtu, saat menjawab pandangan umum fraksi DPRD terkait Raperda tentang kedua perusahaan tersebut.

Adhy Karyono menjelaskan bahwa salah satu strategi utama yang akan dijalankan adalah Settlement Asset, yaitu pengembalian modal dan bagi hasil dalam bentuk aset persediaan yang akan dikembangkan dan dijual kepada konsumen.

"Seperti yang telah dilakukan pada Perumahan Graha Puncak Anomsari," ujarnya.

PT JGU (Perseroda) telah menerima penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 785,6 miliar.

Untuk memaksimalkan PAD, perusahaan ini akan mengembangkan kerja sama di sektor properti, aset, dan land banking.

Selain itu, PT JGU juga akan fokus pada pengembangan usaha komoditas pangan untuk memperkuat rantai pasok dan meningkatkan stabilitas bisnis di sektor perdagangan pangan.

Adhy juga menyoroti beberapa aset milik Pemprov Jatim yang dikelola oleh PT JGU, salah satunya adalah Lahan Rusunawa di Siwalankerto, Surabaya, seluas 2,2 Ha.

Di atas lahan ini telah berdiri Apartemen Sederhana Sewa yang terdiri dari lima tower.

Meskipun terdapat perbedaan luas lahan antara data Perda Nomor 13 Tahun 2008 dan sertifikat, hal ini tidak mengurangi potensi pengembangan aset tersebut.

Selain pengembangan properti, PT JGU juga berkomitmen untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR)melalui anak perusahaannya, PT Pratama Jatim Lestari.

Program CSR ini meliputi penyaluran bantuan tunai dari hasil penjualan daur ulang sampah B3 berupa batako kepada masyarakat.

Selain itu, PT JGU juga akan membangun 1.000 unit rumah sangat sederhana untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur.

Sementara itu, terkait Jamkrida Jawa Timur, Adhy memastikan bahwa pengelolaannya dilakukan dengan prinsip transparan, akuntabel, dan diawasi secara ketat.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap UMKM sebagai pasar potensial.

"UMKM di Jatim tahun 2024 telah mencapai 9,78 juta, dan kami berharap mereka dapat merasakan manfaat dari program ini," ujarnya.

Adhy menambahkan bahwa strategi peningkatan PAD dalam lima tahun ke depan akan melibatkan optimalisasi teknologi digital, sinergi antar-BUMD, dan pengembangan marketplace untuk menjangkau seluruh koperasi dan UMKM di Jawa Timur.

"Dengan strategi ini, kami yakin PAD Jawa Timur akan meningkat signifikan," pungkasnya.(mus)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#JGU #Perusahaan Perseroan Daerah Jatim #Jamkrida #Pj Gubernur Adhy Karyono #Pendapatan Asli Daerah #perseroda