Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ada 3.778 Janda Usia Sekolah di Jatim, Ini Penyebabnya

Mus Purmadani • Sabtu, 21 Desember 2024 | 02:26 WIB
Ilustrasi perceraian.
Ilustrasi perceraian.

RADAR SURABAYA - Berdasarkan pendataan keluarga dan pemutakhiran 2023, di Jawa Timur ada 3.778 Kepala Keluarga (KK) perempuan yang usianya di bawah 20 tahun.

Dengan rincian KK Perempuan usia dibawah 15 tahun sebanyak 856 KK dan KK perempuan usia 15-19 tahun sebanyak 2.922 KK.

“Ini artinya telah terjadi pernikahan anak atau pernikahan dini yang berakhir dengan perceraian,” kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur Maria Ernawati, Jumat (20/12).

Maria menyebutnya dengan Janda Usia Sekolah (JUS), karena masih belum 19 tahun sudah menjadi janda. 

Menurutnya, penyebab perceraian yang pertama adalah perselisihan yang terus menerus atau toxic relationship.

“Ini jelas karena belum matang secara mental dan faktor yang kedua adalah ekonomi,” katanya.

Lebih lanjut Maria menuturkan, berdasarkan data Kependudukan 2023, ada 61 persen dispensasi nikah (pernikahan anak) karena untuk menghindari zina, sedang 21 persen permohonan dispensasi nikah karena hamil.

Sedang karena alasan budaya, yaitu budaya menikahkan anak hampir 10 persen, pergaulan bebas 7 persen.

“Sedangkan permohonan dispensasi nikah karena faktor ekonomi hanya satu persen saja,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengklaim selama dua tahun terakhir angka dispensasi kawin mengalami penurunan. Meski demikian angkanya masih mencapai ribuan.

“Untuk dispensasi kawin Jatim jenjang SD di tahun 2023 mencapai 3.339 orang, di tahun 2024 turun menjadi 1.867 orang,” ujar Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono.

Kemudian untuk dispensasi kawin untuk jenjang SMP di tahun 2023 mencapai 6.103 orang, di tahun 2024 menurun menjadi 3.221 orang.

Dan untuk dispensasi kawin jenjang SMA, di tahun 2023 di Jatim ada 3.130 orang, di tahun 2024 menurun menjadi 1.686 orang. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#janda #perceraian #Jawa Timur #perempuan #usia sekolah