Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Penjual Bensin Eceran Meresahkan di Krian Sidoarjo, Jual Pertalite Isi Air yang Dicampur Pewarna Hijau

Jay Wijayanto • Jumat, 13 Desember 2024 | 20:36 WIB
Pembeli bensin di Krian Sidoarjo protes ternyata pertalite yang dibeli berisi air dicampur perwarna hijau.
Pembeli bensin di Krian Sidoarjo protes ternyata pertalite yang dibeli berisi air dicampur perwarna hijau.

RADAR SURABAYA – Warga Sidoarjo dan sekitarnya dihebohkan dengan video viral yang menampilkan penjual bensin eceran menggunakan dispenser di sebuah warung yang melakukan praktik curang.

Pelaku diduga menjual air yang dicampur pewarna hijau dan diklaim sebagai pertalite ke konsumen. Lokasi kejadian dikabarkan berada di Jalan Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Video ini telah tersebar dan dibagikan di berbagai kanal media sosial (medsos), salah satunya yang diunggah akun TikTok @infokrian pada Kamis (12/12).

 Baca Juga: SEJARAH SURABAYA: Mobil Masuk Surabaya, BPM Buka Pom Bensin di Gemblongan Tahun 1930

“Viral!! Pembeli Memarahi Pedagang Toko di Krian Diduga Mengganti Pertalite dengan Air yang Diberi Perwarna,” tulis @infokrian dalam keterangannya.

Dalam video tersebut nampak kejadian berlangsung pada pagi hari. Perekam video yang merupakan seorang wanita terdengar emosi sembari memarahi pemilik warung sekaligus penjual bensin eceran tersebut.

Yaopo ngene iki, sumbo kok didol. Toko Medhuro meresahkan! (Bagamana ini, kok air pewarna dijual. Toko Madura Meresahkan!),” kata perekam video.

Pemilik warung curang itu menjual bensin di dalam pom mini, yaitu alat pompa manual (dispenser) dengan gelas takaran.

Namun bukannya berisi pertalite, pemilik warung melakukan taktik curang mengganti bahan bakar dengan air yang diberikan pewarna hijau sehingga mirip dengan karakteristik bahan bakar Pertalite produksi Pertamina.

Wes kudu ati-ati dewe, toko medhuro lokasi kene ikilo. Nek tuku bensin awas, sing didol iki sumbo, banyu disumbo ikiloh (Harus hati-hati, toko madura di lokasi ini. Kalau beli bensin diperhatikan, yang dijual ternyata air yang diberi pewarna),” lanjutnya.

Pada video, memperlihatkan seorang pria sedang mengeluarkan pertalite palsu dari motor milik si wanita ke dalam sebuah botol. Melalui selang transparan, dapat dilihat perbedaan mencolok dari pertalite palsu tersebut dari segi warna yang tampak lebih gelap.

Pemilik warung yaitu seorang pria dan wanita berbaju merah muda hanya memalingkan wajah saat direkam oleh pembeli yang mengungkap kecurangannya.

Perlu diketahui, jika tangki motor tercampur air dapat menyebabkan berbagai kerusakan dan masalah pada mesin mulai dari kerusakan piston, karat pada mesin hingga dapat membuat mesin motor mati mendadak.

Setelah ditelusuri, video ini telah diunggah sebelumnya oleh akun Tiktok @bakuljajan91 pada hari yang sama. Dalam komentarnya, pemilik akun mengungkapkan jika kejadian terjadi pada pukul 10.00 WIB di Jalan Terung Wetan, Krian, di dekat jembatan Kepuh Kembar.

Dalam kolom komentar, seorang netizen menanyakan kronologi kejadian sehingga si pembeli dapat mengetahui jika bensin yang ia beli ternyata merupakan air yang diberi perwarna.

Kemudian, @bakuljajan91 membalas jika pertama kali mengetahui hal tersebut saat ia mengisi bensin, cairan Pertalite palsu itu tertumpah di sekitar tangki.

Tetesan gasoline yang berada di ruangan terbuka semestinya cepat menghilang atau menguap terkena udara. Namun Pertalite yang ia beli itu tidak ada tanda-tanda menguap malah jatuh ke bawah dan mengalir ke jalan.

“Ero iku banyu di campur i sumbo .. logika sampean tumbas bensin Ng pom kocar kacir e Ng tangki Ganok sak menit wes ilang knek angin iku mbeleber Ng nisor pancet banjir g Asat, (Tau itu air dicampur perwana karena logika kamu beli bensin di pom kalau tertumpah sedikit tidak lebih dari satu menit bakal hilang terkena angin. Tapi ini meluber ke bawah sampai banjir tapi gak menguap),” tulis @bakuljajan91 dalam komentar.

Pemilik akun TikTok itu mengaku jika kejadian itu dialami rekan kerjanya dan ia mengunggah video tersebut untuk memperingatkan masyarakat agar lebih hati-hati kepada oknum-oknum penjual bensin eceran yang curang.

Rencang bos saya bantu viralkan posting media sosial Ben ngk Nok korban (Teman bos saya, tolong bantu viralkan di media sosial biar tidak ada korban lagi),” lanjutnya.

Video yang diunggah kembali oleh akun @infokrian ini telah dilihat lebih dari 1,8 juta penonton dan menuai ribuan komentar dari warganet.

“Jujur bensin toko madura kadang ada yg pelit ada yg nggk tpi gw mending ke pom aja dpt byk,” tulis @kuc***

“Setiap tuku bensin nang toko madura lapo o yo kok cepet entek. tapi lek tuku nang pertamina bensin gk cepet entek,” @mam***

“Laporkan ke Polsek terdekat...ada pasal dan undang2nya itu,” @pre*** (ang/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#penjual bensin