Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Disbudpar Jatim Targetkan Peningkatan Wisatawan Nusantara, Ini Strateginya

Mus Purmadani • Selasa, 5 November 2024 | 20:05 WIB
Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasar.
Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasar.

RADAR SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pada bulan September 2024, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur (Jatim) melalui pintu masuk Juanda sebanyak 31.700 kunjungan.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur pada bulan September 2024 melalui pintu masuk Juanda sebanyak 31.700 kunjungan.

"Kondisi tersebut mengalami penurunan sebesar 17,85 persen dibandingkan dengan kondisi pada bulan Agustus 2024 yang mencapai 38.587 kunjungan," ujar Kepala BPS Jatim Zulkipli, Selasa (5/11).

Zulkipli menambahkan, dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2023, jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 23,86 persen atau 6.107 kunjungan, dengan jumlah wisman pada September 2023 sebanyak 25.593 kunjungan.

"Diharapkan jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur pada bulan-bulan berikutnya terus mengalami peningkatan," katanya.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur mencatat hingga saat ini pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 324 juta orang.

Kurang 100 juta orang lagi hingga akhir tahun untuk memenuhi target.

Menurut Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasari, target hingga akhir tahun adalah 400 juta wisnus.
"Untuk wisman kami tidak terlalu fokus, karena memang tidak terlalu banyak jumlahnya," kata Evy.

Menurut Evy, banyak wisman ke Jatim biasanya lebih menyukai Gunung Bromo dan Gunung Ijen.

Namun saat ini pihaknya sedang berusaha mengenalkan destinasi wisata Tumpak Sewu di Lumajang.

"Kami terus berupaya agar jumlah kunjungan wisatawan ke Tumpak Sewu ini meningkat, dengan mencari investor untuk pengembangan destinasi ini," katanya.

Lebih lanjut Evy mengatakan, naiknya harga avtur tidak terlalu berdampak pada kunjungan wisnus.

Pasalnya, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Kereta Api Indonesia (KAI).

"Kemudian Pemprov Jatim juga menyiapkan transportasi dan infrastruktur," pungkasnya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#BPS Jatim #Wisnus #gunung bromo #gunung ijen #Jawa Timur #destinasi wisata #kunjungan wisata #wisman #disbudpar jatim