RADAR SURABAYA - Penampilan gemilang ditunjukan Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa pada debat kedua Pilgub Jatim 2024. Khofifah bahkan mengawali sambutan dengan penyampaian prestasi gemilang pada periode pertama.
Khofifah menyampaikan pada kepemimpinan periode pertama, dirinya bersama Emil Elestianto Dardak berhasil meraih berbagai penghargaan baik regional, nasional, maupun internasional. Hingga total berjumla 738 penghargaan.
"Jadi memang masyarakat menginginkan prestasi dan bukti hal itu menurut saya layak untuk dikemukakan," tutur Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam, Minggu (03/11).
Lebih dari itu, disebutkan juga bahwa untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur terus meningkat hingga akhir 2023. IPM Jawa Timur tercatat 74,65, meningkat 3,15 persen selama periode 2019 - 2023.
Adapun capaian IPM 2023 Jawa Timur ini juga di atas rata-rata nasional yang tercatat 74,39. IPM Jawa Timur juga di atas capaian IPM provinsi besar lainnya di Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat (74,24) dan Jawa Tengah (73,39).
Lebih lanjut Surokim menyebut langkah Khofifah dengan menyampaikan berbagai toreh prestasi dan pencapaian merupakan pilihan tepat. Lantaran dapat menjadi sebuah informasi baru bagi semua kalangan masyarakat.
"Saya pikir itu yang sudah dilakukan petahana dan itu efektif," ungkapnya.
Lanjutnya dia menyebut Khofifah dalam menyelesaikan sebuah persoalan jauh lebih unggul ketimbang Luluk Nur Hamidah dan Tri Rismaharini. Terutama dalam berbicara menyoal pandangan strategis dalam membangun Jatim di masa depan.
"Pandangan Ibu Khofifah tentang policy strategic masih diatas (cagub) lainnya. Level bagaimana beliau menjadi kepala daerah yang harus fokus pada hal-hal strategic itu cukup bagus dan komprehensif," tandasnya. (*/rud/vga)
Editor : Vega Dwi Arista