RADAR SURABAYA- Nahas menimpa Muhamad Alimak’sum, 25, warga Desa Jambuwer, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Korban meninggal saat berburu ayam hutan, Minggu (20/10) malam (20/10) di Kabupaten Blitar setelah tertembak teman sendiri.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban berburu ayam di hutan bersama dua temannya merupakan warga Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Yakni Andi Kutomo, 25 dan Muji Abdul Aziz, 29.
Sekitar pukul 10.30, ketiganya berangkat menggunakan sepeda motor tiba di hutan Desa Ampelgading, Kabupaten Blitar.
Di sana mereka menemukan seekor ayam hutan yang berada di pinggir jurang.
Korban bersama satu teman bernama Andi Kutomo turun ke lokasi untuk menembak ayam menggunakan senapan angin yang dipegang masing-masing dan berpencar. Satu dari arah kiri dan satunya dari arah kanan.
Karena terlalu fokus mengejar ayam, ketika melihat sesuatu yang bergerak dan berwarna kuning, terduga pelaku langsung menembak ke arah tersebut. Setelah didekati, yang tergeletak justru temannya sendiri.
Karena panik, terduga pelaku segera memanggil satu temannya lagi yang berada di atas.
Keduanya segera membopong korban menuju sepeda motor dan dilarikan ke Puskesmas Wonosari, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.
Lantas korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasar hasil visum, korban menderita luka tembak pada dada sebelah kiri.
Peluru dari senapan angin tembus melintang hingga dada sebelah kanan bagian bawah.
Kasus tersebut sudah ditangani polisi. "Karena kasusnya masuk wilayah Blitar, seluruh BAP dan pengembangan sudah kami limpahkan ke sana." ujar Kapolsek Wonosari Iptu M. Budiono.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Blitar AKP Momon Suwito mengatakan, pihaknya memeriksa kedua teman korban.
Malam itu juga langsung dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). ”Jadi meninggalnya karena paru-paru korban bocor terkena peluru,” lanjut Momon.
Dari pemeriksaan terhadap teman korban, dia mengatakan, mereka menunjukkan penyesalan dan bersikap kooperatif. Namun penetapan status tersangka atau tidak masih belum bisa diumumkan saat ini.(aff/dan/rm/nug)
Editor : Agung Nugroho