RADAR SURABAYA- Warga jalan Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, dikagetkan dengan penemuan sosok mayat yang tergeletak diantara rumah pemukiman penduduk.
Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk melihat apa yang baru saja terjadi.
Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh saksi bernama Anna Sidah.
Senin (21/10) sekitar pukul 05.30 WIB, Anna keluar dari rumah untuk membuang sampah dan dia melihat seorang pria tergeletak di gang samping rumahnya.
Saksi segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Setelah diperiksa, korban diketahui telah meninggal dunia.
Korban diidentifikasi sebagai Madrais B Baso, kelahiran Cirebon, 25 September 1970 yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang mainan di Sampang.
“Saya kaget saat mau melewati gang, korban tergeletak dan saya langsung mengabari warga lainnya," terang Anna.
Korban diketahui tinggal di sebuah kos di Jl. Teuku Umar setelah bercerai dengan istrinya pada tahun 2019. Sejak perceraian, anak-anak korban tinggal bersama mantan istrinya.
Sekitar pukul 05.45 WIB, Kapolsek Sampang AKP Tomo bersama tiga anggota kepolisian mendatangi lokasi penemuan mayat di Jl. Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar.
AKP Tomo pun membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. "Kemudian saksi melapor pada RT setempat, dan RT melanjutkan pada Polsek Kota Sampang," terang Tomo.
Saat ini, jenazah korban berada di ruang mayat RSUD Sampang dan Dokter RSUD, dr. Farrat Ibnu, telah melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Asam lambung yang diderita korban diduga menjadi faktor penyebab kematiannya.
"Jenazah akan diantarkan ke rumah duka, karena keluarga menganggap musibah, tidak membuat laporan polisi," pungkasnya. (dry/rm/nug)
Editor : Agung Nugroho