RADAR SURABAYA- Seorang pengendara sepeda bermotor di Kota Batu, Jawa Timur menjadi korban penembakan di Jalan Wukir tepat di depan kantor Kelurahan Temas, Kamis (10/10).
Akibat insiden tersebut, korban yang sehari-hari menjadi penjual bakso tersebut menderita luka tembak di bagian dada kiri atas. Kasus ini kini tengah diselidiki pihak kepolisian setempat.
Kepala Kepolisian Sektor Batu Ajun Komisaris Polisi Anton Hendry Subagijo mengatakan aksi penembakan terjadi tepat di depan Kantor Kelurahan Temas, sekitar pukul 13.30 WIB.
"Korban usia kurang lebih 35 tahunan warga Temas sini, kejadian penembakan di sini kurang lebih pukul 13.30 WIB," kata Anton.
Anton menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu sedang berboncengan bersama istri dan anaknya mengendarai sepeda motor melintas dari sisi timur tempat kejadian perkara (TKP) atau dari arah Torongrejo disalip oleh pelaku yang juga mengendarai kendaraan roda dua.
Setelah mendahului korban, pelaku kemudian putar arah menuju ke depan kantor kelurahan dan mengeluarkan pistol.
"Lalu menembak ke arah korban yang berboncengan dengan anak dan istrinya. Peluru yang ditembakkan mengenai mengenai dada sebelah kiri atas suaminya," ucapnya.
Setelah terkena tembakan, korban menepikan kendaraannya, sedangkan pelaku melarikan diri ke arah utara atau menuju ke Pandan Rejo.
"Belum bisa dipastikan jenis pistol nya apa yang digunakan, karena proyektil peluru masih berada di dalam tubuh korban. Jadi perlu analisa lebih lanjut untuk mengetahui jenis senjatanya," ucap dia.
Anton mengatakan korban kini sudah dibawa menuju ruang ICU Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Analisa dari dokter akan dilakukan operasi besok siang. Keluarganya mengalami shock," katanya.
Dia menambahkan proses penyelidikan penambakan ini dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu. "Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut dari polres," tuturnya.
Di tempat yang sama, Lurah Temas Adi Santoso menyatakan sempat mendengar ledakan keras tepat dari depan kantornya. Dia awalnya mengira jika bunyi bersumber dari ledakan petasan.
"Kemudian keluar banyak orang ternyata ada yang ditembak. Kalau dari informasi korban baru melakukan ziarah ke makam," ucapnya.
Dia menyatakan seusai penembakan itu, perangkat kelurahan langsung mencari rekaman CCTV kejadian tersebut.
"Pelaku sendirian, ciri-ciri pelaku badan kekar menembak dengan tangan kiri, dia menembak sambil mengendarai motor. Dia pakai helm," tuturnya.(ant/nug)
Editor : Agung Nugroho