Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ngaku Dibegal di Dawarblandong Mojokerto, Berikut Alasan Utama Pria yang Bekerja di Menganti Gresik Ini

Agung Nugroho • Rabu, 11 September 2024 | 16:57 WIB
Ilustrasi pembegalan.
Ilustrasi pembegalan.

RADAR SURABAYA- Seorang pria warga Desa Brayublandong, Kecamatan Dawar Blandong Mojokerto mengaku yang baru pulang dari bekerja di kawasan Menganti Gresik menjadi korban kejahatan jalanan alias pembegalan.

Pria  berinisial SF tersebut mengaku aksi pembegalan yang dialaminya terjadi di jalan Desa Temuireng kecamatan Dawarblandong, pada Senin (9/9).

Pengakuan SF tersebut sontak membuat geger warga se-Kecamatan Dawarblandong, karena kabar itu dengan cepat menyebar melalui  WhatsApp grup (WAG).

Polisi yang mendengar informasi tersebut segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

SF pun segera dimintai keterangan petugas Polsek Dawarblandong.

Kepada polisi SF mengaku dibegal sepulang kerja dari Menganti Gresik mengendarai Honda Supra.

Pengakuan SF ini membuat menyisir sepanjang jalan yang disebut SF sebagai lokasi pembegalan. ’’Tetapi tidak ada jejak apa pun,’’ kata Kanitreskrim Polsek Dawarblandong Aiptu Agus Sadikin, Selasa (10/9).

Karena tak mendapat petunjuk, Aiptu Agus Sadikin bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Kota mendatangi rumah SF.

Di hadapan keluarga dan polisi, SF baru mengaku jika aksi pembegalan tersebuit tidak pernah ada.

SF justru membuat pengakuan kalau uangnya sebesar Rp 2,4 juta hilang.

 Duit yang disimpan di dalam jok motor itu lenyap di tempat kerjanya karena lupa dikunci.

’’Duit itu pemberian ibunya dan gaji,’’ kata Agus.

’’Dia mengaku dibegal padahal takut dimarahi istri karena duitnya hilang,’’ kata Aiptu Agus menambahkan,.

Agus menyatakan laporan palsu ini tak sampai diproses, karena SF telah meminta maaf dan mengakui jika perbuatannya tersebut salah. ’’Tidak kami naiknya ke penyelidikan dan sudah diklarifikasi,’’ tandas Aiptu Agus Sadikin. (adi/fen/rm/nug)

Editor : Agung Nugroho
#palsu #kejahatan jalanan #dawarblandong mojokerto #pembegalan