RADAR SURABAYA - Teka-teki siapa yang akan diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur akhirnya terjawab. Partai dengan perolehan suara terbanyak pada Pilkada Jatim 2024 itu akan mengusung kadernya sendiri untuk melawan calon petahana, Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak.
Dua kader yang dicalonkan adalah Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim. Keduanya merupakan pengurus pusat DPP PKB. Munculnya dua sosok tersebut sekaligus menjadi jawaban atas gagalnya koalisi PKB dan PDIP di Provinsi yang dikenal dengan julukan Seribu Pesantren.
Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah kepada Radar Surabaya, Rabu (28/8) mengatakan, baik Luluk maupun Lukman merupakan kader terbaik PKB.
"Keduanya merupakan pengurus DPP PKB. Selain itu juga kader PMII dan organisasi NU," kata Anik.
Lebih lanjut Anik mengatakan Luluk Nur Hamidah merupakan asli Jombang Jawa Timur. Sosoknya juga dekat dengan kalangan perempuan karena pernah menjadi koordinator bidang penelitian dan pengembangan Fatayat NU tahun 2015 dan jebolan Ponpes Darul Ulum Jombang.
"Sehiingga tidak perlu diragukan lagi ke Jawa Timurannya," imbuhnya.
Alasan PKB mengusung Luluk, lanjut Anik, karena dianggap sangat getol terhadap kepedulian perempuan dan anak. Menurutnya kekerasan perempuan dan anak di Jatim sangat tinggi sehingga butuh solusi cepat.
"Mbak Luluk selama ini concern di bidang itu," terangnya.
Selain itu Luluk yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB Kopri PMII memberikan perhatian khusus atas tingginya kemiskinan di Jatim.
"Kita ketahui kemiskinan di Jatim masih tinggi. Selain itu disparitas pembangunan masih tinggi. Ketidak merataan pembangunan yang menyebabkan kesenjangan," jelasnya.
Anik mengatakan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim akan mendaftarkan ke KPU Jatim Kamis, (29/8) malam.
"Mohon doa restunya ya mas," kata Anik. (mus/fir)
Editor : M Firman Syah