RADAR SURABAYA - Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono, mengatakan bahwa partainya sedang mematangkan strategi untuk langkah terakhir yang menentukan di Pilgub Jatim pada 27 November mendatang.
Pria yang akrab disapa Kanang ini mengatakan bahwa komunikasi PDI Perjuangan dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, tetap berjalan aktif.
“Saat ini, kita harus berlari kencang menuju pendaftaran. Beberapa hari ke depan, kita akan menentukan siapa yang akan diusung,” ungkapnya, Jumat (23/8).
Kanang menepis anggapan bahwa komunikasi antara PDI Perjuangan dengan PKB telah terputus.
“Saat ini, kita harus berlari kencang menuju pendaftaran. Beberapa hari ke depan, kita akan menentukan siapa yang akan diusung,” ungkapnya, Jumat (23/8).
Kanang menepis anggapan bahwa komunikasi antara PDI Perjuangan dengan PKB telah terputus.
Kanang juga menyinggung isu Mahkamah Konstitusi (MK) yang dianggapnya sebagai faktor yang memengaruhi pergerakan politik.
“Jika keputusan MK dipatahkan, itu bisa mengubah segalanya. Tapi PDI Perjuangan tetap loyal pada keputusan institusi yang sah,” ujarnya, (mus/rak)