RADAR SURABAYA - Penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 dibuka mulai hari ini, Selasa, 20 Agustus 2024 hingga Jumat, 6 September 2024 mendatang.
Ini sesuai dengan Surat Kepala BKN Nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024 tanggal 13 Agustus 2024 tentang Jadwal Seleksi CPNS Tahun 2024 di Instansi Pusat dan Daerah. Proses pendaftaran akan dilakukan melalui portal SSCASN BKN pukul 17.08.45 WIB.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur mengimbau agar pelamar menyiapkan berkas terlebih dulu secara lengkap.
Kemudian pelamar dapat membuat akun terlebih dulu di www.sscasn.bkn.go.id.
"Kami mengimbau pelamar harus cermat, khususnya dalam memilih formasi yang akan dilamar. Karena data pelamar hanya boleh memilih satu instansi dan tidak dapat diubah kembali. Silahkan menggali informasi sebanyak-banyaknya sebelum memilih. Pelajari formasi baik yang terbuka di pemprov, pemkab/ pemkot, atau kementerian. Termasuk perhitungan penghasilan dari instansi yang dituju," paparnya, Selasa (20/8).
Wanita yang akrab disapa Yuyun ini menambahkan pertimbangan sebelum memilih menjadi hal yang sangat penting.
Karena pelamar tidak bisa melihat tingkat persaingan di salah satu formasi yang dipilih.
"Kami juga tidak henti-hentinya mengimbau agar pelamar tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan sesuatu dengan imbalan tertentu. Karena, seluruh proses seleksi CPNS ini tidak dipungut biaya," tuturnya.
Diketahui untuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur kuota formasi yang disediakan sebanyak 2.314. Jumlah formasi ini menjadi yang paling banyak se-Pulau Jawa.
DKI Jakarta sebanyak 434 formasi, Jawa Barat 899 formasi, dan Jawa Tengah 250 formasi.
"Pemprov Jatim akan menjadi magnet kuat bagi fresh graduate lulusan universitas se Indonesia. Karena lowongan ini terbuka dan bisa diikuti pelamar dari daerah mana pun termasuk luar Jatim,” jelasnya.
Menurut Yuyun, formasi tersedia untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan mulai dari lulusan SMA hingga Sarjana Strata 2.
Ia menambahkan formasi CPNS tahun ini dibagi dalam dua kategori.
Yakni formasi umum sebanyak 2.254 lowongan yang terbagi untuk formasi tenaga teknis, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Kedua, formasi khusus sebanyak 60 lowongan yang terbagi untuk cumlaude 50 lowongan dan penyandang disabilitas 10 lowongan.
"Untuk formasi cumlaude ini hanya bisa diikuti lulusan perguruan tinggi terakreditasi unggul (A) dan terakreditasi prodi unggul (A)," jelas Yuyun.
Bagi formasi umum, lowongan CPNS terbuka mulai dari kualifikasi pendidikan SMA dan SMK jurusan teknik, pertanian, peternakan dan agrobisnis.
Sedangkan untuk kualifikasi pendidikan Diploma 3 (D3) ke atas terdapat persyaratan tambahan yakni hasil tes TOEFL.
"Lulusan SMA/SMK nilai rata-ratanya minimal 7, sedangkan sarjana minimal IPK 3 dengan ketentuan perguruan tinggi dan prodinya terakreditasi,” jelasnya.
Terkait usia, lanjut Yuyun, dalam CPNS kali ini dapat diikuti pelamar dengan usia maksimal 35 tahun. Kecuali untuk formasi dokter spesialis, usia maksimalnya 40 tahun.
Pj Bupati Lumajang ini mengungkapkan tahun ini Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) dapat mengikuti CPNS tanpa mengundurkan diri.
Hanya saja, PPPK yang akan melamar CPNS harus sudah memiliki masa kerja satu tahun dan mendapat izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi.
"Untuk PTT yang usianya di bawah 35 tahun silahkan mendaftar CPNS. Tetapi mohon dipertimbangkan sungguh-sungguh. Karena setelah mendaftar CPNS tidak bisa mengikuti seleksi PPPK di tahun yang sama," pungkasnya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa