RADAR SURABAYA-Kapolsek Prajurit Kulon Polres Kota Mojokerto, Kompol Maryoko, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di kamar belakang rumahnya di Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kota Mojokerto, Minggu (11/8).
Insiden tersebut diketahui oleh istrinya sekitar pukul 15.00, sebelum akhirnya jenazah dievakuasi dan dimakamkan di Desa Pohkecik, Dlanggu, Mojokerto.
Sebelum prosesi pemakaman, terjadi momen haru bagi keluarga dan kerabat terdekatnya.
Putri sulung Kompol Maryoko terpaksa menjalani akad nikah di depan jenazah.
“Rencana awal Senin (12/8) ini, prosesi lamaran untuk putrinya. Namun karena Mas Yoko (panggilan untuk Maryoko, red) meninggal, informasinya akad nikahnya dimajukan,” kata seorang rekan almarhum di Polresta Sidoarjo.
Lama Dinas di Sidoarjo
Sebelum menjadi Kapolsek Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kompol Maryoko diketahui pernah beberapa kali berpindah tugas.
Sebelum menjadi perwira menengah, yang bersangkutan pernah menjadi Kanit Reskrim Polsek Tarik Sidoarjo dengan pangkat Ipda.
Selanjutnya, pernah menjadi Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres (sebelum menjadi Polresta) Sidoarjo.
Setelah itu menjadi Kanit Reskrim Polsek Krian, sebelum akhirnya pindah tugas menjadi Kanit Reskrim Polsek Waru.
Dari Kanit Reskrim Polsek Waru, Maryoko dipindah tugaskan sebagai Kasat Reskrim Polres Ngawi di tahun 2014.
Dari Ngawi, Maryoko pindah tugas ke Polres Mojokerto Kota pada 2016 sebagai Kasatreskrim, sebelum akhirnya menjadi Kasat Reskrim di Ponorogo.
Baca Juga: Kapolsek Prajurit Kulon Kota Mojokerto Meninggal Bunuh Diri, Putrinya Dinikahkan di Depan Almarhum
Di Ponorogo, Maryoko berdinas sekitar 1 tahun 8 bulan, kemudian dimutasi ke Polda Jatim menjadi panit II unit IV Subdit I Distreskrimum
Tahun 2022, Maryoko dipercaya sebagai Kabagops Polres Mojokerto dengan pangkat Kompol.
Tahun 2023, ia dipindahtugaskan sebagai Kapolsek Prajurit Kulon, Polres Mojokerto Kota.
“Waktu menjadi Kabagops mas Yoko mulai sakit. Dia terkena stroke ringan, sebelum akhirnya dipindah menjadi Kapolsek Prajurit Kulon,” kata seorang rekannya yang dinas di Polsek Tarik, Polresta Sidoarjo.
Beberapa rekan Maryoko menyayangkan insiden tersebut. Sebab Maryoko dikenal baik dan santun terhadap teman satu letting/angkatan maupun anak buah selama berdinas.
“Orangnya baik mas. Tahu sendiri, beliau perhatian sama anak buah juga,” katanya mengenang almarhum.(nug/jay)
Editor : Jay Wijayanto