Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jumlah Wisman Tiongkok ke Jatim Masih Mendominasi, Turis Singapura Catat Pertumbuhan Terbesar

Mus Purmadani • Rabu, 7 Agustus 2024 | 01:27 WIB
MENINGKAT: Jumlah kunjungan wisman bulan April 2023 naik sebesar 742,03 persen dibandingkan jumlah wisman bulan April 2022. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
MENINGKAT: Jumlah kunjungan wisman bulan April 2023 naik sebesar 742,03 persen dibandingkan jumlah wisman bulan April 2022. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pada bulan Juni tahun ini, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi paling timur di Pulau Jawa melalui pintu masuk Juanda sebanyak 21.652 orang.

Kondisi ini mengalami penurunan dibandingkan dengan kondisi pada bulan Mei.

Di bulan Mei, kunjungan wisman ke Jatim mencapai 31.222 kunjungan.

Ada penurunan sebanyak 9.570 kunjungan di bulan Juni atau 30,65 persen.

Sementara kunjungan wisman ke Jatim melalui pintu masuk Juanda di bulan April juga tercatat masih cukup tinggi, yaitu 29.043 kunjungan.

"Jumlah kunjungan wisman bulan Juni 2024 naik sebesar 20,12 persen dibandingkan jumlah wisman bulan Juni 2023 yang berjumlah 18.025 kunjungan," ujar Kepala BPS Jatim Zulkipli, Selasa (6/8).

Lebih lanjut Zulkipli menjelaskan, di bulan yang sama, jumlah kunjungan wisman terbesar adalah wisman dari Tiongkok.

Wisman asal Tiongkok tercatat sebanyak 6.407 kunjungan dengan peranan sebesar 29,59 persen terhadap total wisman yang masuk melalui pintu Juanda.

Capaian tersebut disusul dari warga negara kebangsaan Malaysia sebanyak 6.305 kunjungan, serta wisman Singapura sebanyak 3.549 kunjungan.

Kunjungan dari warga negara Singapura mengalami peningkatan terbesar yaitu sebesar 40,72 persen.

Dengan kata lain meningkat sebanyak 1.027 kunjungan pada bulan Juni.

"Sedangkan kunjungan dari warga negara Malaysia mengalami penurunan terbesar yaitu sebesar 39,64 persen atau setara 4.140 kunjungan wisman," ujarnya.

Zulkipli menambahkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Jawa Timur bulan Juni 2024 mencapai 55,02 persen atau naik sebesar 1,50 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

TPK hotel bintang lima sebesar 61,56 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya.

"TPK hotel klasifikasi non bintang di Jawa Timur bulan Juni mencapai 24,21 persen atau naik sebesar 1,02 poin dibandingkan bulan sebelumnya," katanya.

Lebih lanjut Zulkipli mengatakan untuk Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) asing pada hotel klasifikasi bintang selama bulan Juni 2024 tercatat sebesar 1,96 hari.

Capaian itu mengalami penurunan sebesar 0,07 poin dibandingkan dengan bulan Mei 2024.

Untuk RLMT keseluruhan pada bulan Juni 2024 sebesar 1,45 hari atau terjadi peningkatan sebesar 0,03 poin jika dibandingkan dengan keadaan Mei 2024.

"Kabupaten Gresik memiliki nilai TPK hotal bintang dan non bintang bulan Juni 2024 tertinggi di Jawa Timur sebesar 63,32 poin, sedangkan Kabupaten Ngawi menjadi daerah yang memiliki nilai TPK hotel bintang dan non bintang bulan Juni 2024 terendah di Jawa Timur, sebesar 11,70 poin," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#BPS Jatim #wisatawan mancanegara #Zulkipli #Tiongkok #provinsi jatim #Badan Pusat Statistik #turis #malaysia #kunjungan wisman #Singapura