Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengenal Kampus Unair di Banyuwangi, Ada Prodi Kedokteran, Masih Buka Pendaftaran

Jay Wijayanto • Senin, 22 Juli 2024 | 18:52 WIB

 

Rektor Unair Prof Nasih (kiri) di kampus Fikkia bersama Dekan Prof Soetojo (tengah) dan Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani.
Rektor Unair Prof Nasih (kiri) di kampus Fikkia bersama Dekan Prof Soetojo (tengah) dan Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani.

SURABAYA - Pada tahun 2014, Universitas Airlangga secara resmi diberikan amanah oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan pendidikan tinggi di wilayah paling ujung Jawa Timur, yakni Banyuwangi.

Program tersebut mengalami beberapa tahap transformasi nama hingga pada tahun 2024 membuka program studi baru, yakni Kedokteran.

Pada mulanya, pendirian institusi pendidikan di Banyuwangi ini disebut dengan Program Studi di Luar Domisili atau PDD.

Program ini adalah kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan Universitas Airlangga. Tujuan didirikannya program tersebut adalah untuk memperluas akses dan mutu pendidikan di wilayah terluar Jatim.

Hal tersebut sejalan dengan keinginan atau tujuan pemerintan dalam pemerataan akses pendidikan untuk memenuhi tingkat sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di wilayah Banyuwangi.

Peresmian PDD Universitas Airlangga ini dilaksanakan pada 18 Oktober 2014 oleh Bupati Banyuwangi saat itu, Abdullah Azwar Anas, didampingi Prof. Fasichul Lisan selaku rektor Unair kala itu.

PDD Universitas Airlangga terletak di halaman Kampus Giri, Jalan Wijaya Kusuma No. 113, Mojopanggung, Giri, Banyuwangi.

Awal berdirinya institusi ini hanya terdapat empat program studi yang dibuka, yaitu Akuntansi, Budidaya Perairan, Kedokteran Hewan dan Kesehatan Masyarakat. Kapasitas mahasiswanya kala itu hanya 50 untuk setiap program studi.

Kegiatan mahasiswa di kampus Fikkia Unair di Banyuwangi yang terdiri dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam.
Kegiatan mahasiswa di kampus Fikkia Unair di Banyuwangi yang terdiri dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam.

Tahun 2017, institusi yang sebelumnya bernama PDD diubah sesuai dengan Permenristek-Dikti Nomor 1 Tahun 2017 menjadi Program Studi di Luar Kampus Utama atau PSDKU.

Kemudian pada Desember 2021, PSDKU kembali mengalami perubahan menjadi Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA).

Perubahan nama ini diharapkan juga menjadi cita-cita agar entitas yang berbentuk sekolah ini mewujudkan pengelolaan yang lebih baik lagi.

Perubahan nama menjadi SIKIA Unair Banyuwangi juga mengubah nama salah satu program studi yang sebelumnya bernama Budidaya Perairan menjadi Akuakultur.

Lebih lanjut, program studi Akuntansi akhirnya dikembalikan ke kampus utama sehingga hanya tersisa tiga program studi di SIKIA, yaitu Akuakultur, Kedokteran Hewan dan Kesehatan Masyarakat.

SIKIA akhirnya juga mengalami perubahan nama pada tahun 2023 menjadi FIKKIA atau Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam. Kemudian pada 2024, FIKKIA resmi membuka program studi Kedokteran yang akan menampung 50 kuota calon mahasiswa baru tahun ajaran 2024/2025.

Program Studi Kedokteran di FIKKIA Banyuwangi ini telah membuka seleksi melalui tes Seleksi Mandiri Universitas Airlangga (SMUA) Reguler Tes Tulis.

Lulusan SMA sederajat dapat mendaftar secara online sejak tanggal 9 Juli hingga 1 Agustus 2024. Sesuai dengan informasi dari website Unair, biaya pendaftaran akan dikenakan sebesar Rp 300 ribu dan akan dilaksanakan secara offline di Kampus Universitas Airlangga Surabaya.

Menurut Dekan FIKKIA, Prof. Dr. Soetojo, fasilitas yang diberikan juga akan sama dengan program studi Kedokteran di kampus utama Unair di Surabaya. Karena, FIKKIA telah menyiapkan laboratorium yang terpadu dan dijamin dengan kulitas yang baik.

Jadwal Seleksi FIKKIA Banyuwangi :

Pendaftaran: 9 Juli hingga 1Agustus2024 (online)

Ujian Tulis secara offline: 5 Agustus 2024

Pengumuman: 8 Agustus 2024

Prof. Soetojo selaku dekan FIKKIA menjelaskan, diharapkan adanya program studi Kedokteran di FIKKIA Banyuwangi juga menyiapkan lulusan yang dapat mendapatkan pengalaman sebagai travel medicine yang nantinya menjadi lulusan dokter yang tangguh, handal dan adaptif.

Hal tersebut sesuai dengan latar belakang lokasi wilayah Banyuwangi yang memiliki banyak kawasan wisata alam yang dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium alam bagi mahasiswa.(far/mag/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#Universitas Airlangga Surabaya #fikkia banyuwangi #akuakultur #prodi kedokteran