BOYOLALI - Sebanyak enam orang meninggal dunia pada kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, tepatnya di KM 498+800 jalur B atau dari arah Surabaya menuju Jakarta.
Korban adalah penumpang mobil Isuzu Elf yang membawa 22 penumpang rombongan wisata dari Surabaya dengan tujuan ke Yogyakarta.
Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7) mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 03.15 WIB.
"Iya, kecelakaan di jalan tol wilayah Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali," katanya.
Dari 22 penumpang yang ada di mobil Isuzu Elf termasuk sopir, 14 orang mengalami luka ringan, enam meninggal dunia, dan dua orang selamat. Dari enam korban meninggal tersebut, empat di antaranya penumpang dewasa dan dua balita.
Kapolres menjelaskan bahwa sebagian korban telah dibawa ke Rumah Sakit UNS, dan sebagian lagi dibawa ke RS Angkatan Udara dan RSUD Pandan Arang Boyolali. Untuk truk dan Isuzu elf yang terlibat kecelakaan juga sudah dievakuasi sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut dia, peristiwa kecelakaan terjadi saat mobil minibus Isuzu dengan nomor polisi AG 7710 V menabrak dari belakang sebuah truk tronton bernomor polisi H 8593 NG yang bermuatan bata ringan.
Tabrakan diduga karena sopir mengantuk. Akibat kecelakaan ini, badan mobil Elf berwarna merah marun itu sampai terbelah dan sobek tak beraturan, terutama di bagian kabin depan dan tengah.
"Sementara ini kami menduga ada beberapa hal, yang pertama waktu kejadian saat sedang normal-normalnya manusia dalam keadaan tertidur. Kami menduga sopir mengantuk," katanya.
Dugaan lain adalah terjadinya over kapasitas. Ia mengatakan jika kendaraan kelebihan kapasitas akan mengakibatkan kurang berfungsinya daya kerja rem. "Akan kami kembangkan pada saat penyidikan dan penyelidikan dengan mengundang beberapa ahli," katanya.
Baca Juga: Bursa Transfer: Jika Kondisi Keuangan Membaik Barcelona Boleh Datangkan Nico Williams
Oleh karena itu, ia mengimbau agar kondisi kendaraan dan pengemudi harus dalam keadaan prima. "Perhatikan atau cek kendaraan atau pengemudi. Kalau capek istirahat, jangan memaksakan kalau mengantuk," katanya.
Kapolres menyampaikan, kecelakaan tersebut melibatkan armada wisata yang membawa 22 wisatawan dari Surabaya ke Yogyakarta. "Mereka akan melaksanakan wisata dari Surabaya tujuan Yogyakarta, ada 22 penumpang," katanya. (jpc/ant/jay)
Editor : Jay Wijayanto