Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jaga Kesehatan dan Penyebaran Penyakit, Pemprov Jatim Pantau Vaksinasi Hewan Ternak, 3.134.172 Sapi Potong Sudah Tervaksin

Mus Purmadani • Minggu, 9 Juni 2024 | 01:48 WIB
SEHAT: Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) di Provinsi Jawa Timur bagi hewan ternak menunjukkan hasil signifikan. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
SEHAT: Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) di Provinsi Jawa Timur bagi hewan ternak menunjukkan hasil signifikan. (ANDY S/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Hari Raya Idul Adha atau biasa disebut Hari Raya Kurban tinggal sepekan lagi.

Bagi muslim yang mampu, pada Hari Raya Kurban nanti mereka akan menyembelih sapi, kambing atau domba.

Lapak-lapak hewan kurban pun dalam beberapa hari terakhir sudah banyak yang buka di Kota Surabaya.

Data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (Isikhnas) menyebutkan per 3 Juni, vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) di Provinsi Jawa Timur menunjukkan hasil signifikan.

Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Indyah Aryani menyatakan vaksinasi PMK untuk ternak sapi potong mencapai 93 persen atau sebanyak 3.134.172 ekor dari total populasi.

Untuk sapi perah, vaksinasi juga menunjukkan hasil yang signifikan dengan capaian 268.490 ekor.

“Namun, tingkat vaksinasi untuk kerbau masih tergolong rendah, hanya mencapai 27 persen dari populasi yang ada di Jawa Timur,” ungkap Indyah, Jumat (7/6).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kambing dan domba juga menunjukkan angka vaksinasi yang tinggi.

Untuk kambing, vaksinasi mencapai 86 persen, yaitu sebanyak 3.032.764 ekor.

“Sementara itu, vaksinasi untuk domba mencapai 64 persen, dengan jumlah 900.575 ekor yang telah divaksinasi,” lanjutnya.

Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar populasi ternak di Jawa Timur telah mendapatkan perlindungan dari PMK, meskipun masih ada ruang untuk peningkatan terutama pada kerbau.

Tingkat Vaksinasi LSD di Jawa Timur
Selain PMK, vaksinasi untuk Lumpy Skin Disease (LSD) juga menunjukkan perkembangan yang positif.

Hingga 3 Juni, vaksinasi LSD di Jawa Timur telah mencakup 288.608 ekor hewan ternak.

Rinciannya adalah sapi potong sebanyak 100.891 ekor telah divaksinasi LSD.

Vaksinasi LSD untuk sapi perah mencapai 186.780 ekor.

Kerbau sebanyak 937 ekor kerbau telah mendapatkan vaksin LSD.

Dikatakan Indyah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam program vaksinasi hewan ternak di Jawa Timur.

"Kami berterima kasih kepada para peternak, tenaga kesehatan hewan, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam mencapai tingkat vaksinasi yang tinggi ini. Upaya kolektif ini sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan ternak dan melindungi mereka dari penyakit yang berpotensi merugikan," ungkapnya.

Dengan pencapaian vaksinasi yang signifikan ini, Jawa Timur menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan mencegah penyebaran penyakit.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap agar dengan upaya yang terus-menerus dan kerjasama dari seluruh pihak, populasi hewan ternak di wilayah ini akan tetap sehat dan produktif, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami mengimbau semua peternak untuk terus mendukung program vaksinasi ini. Perlindungan terhadap hewan ternak adalah investasi bagi masa depan kita semua. Semoga upaya kita bersama dapat membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat Jawa Timur," tutup Indyah. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#provinsi jatim #hewan ternak #ISIKHNAS #sapi potong #Vaksinasi Hewan Ternak #lumpy skin desease #dinas peternakan jatim #Vaksinasi PMK #Indyah Aryani #Penyakit Mulut dan Kuku