RADAR SURABAYA - Dinas Pendidikan Jatim membuka posko layanan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, dan SLB Negeri.
Beragam persoalan ditemukan, paling banyak soal perbaikan nilai rapor yang tidak bisa diselesaikan oleh operator sekolah.
Hingga penentuan titik lokasi rumah yang tidak terdeteksi oleh sistem.
Selain itu juga nilai rapor yang tidak sesuai saat entry nilai di sistem dan rapor asli.
Operator 1 PPDB Jatim Iwan Cahyadi mengatakan pihaknya banyak menangani persoalan perbaikan nilai.
Menurutnya, persoalan ini sebenarnya bisa dilakukan oleh operator SMA/SMK terdekat.
"Namun pihak sekolah cenderung berhati-hati sehingga Calon Peserta Didik Baru (CPDB) diarahkan ke posko layanan PPDB. Dari operator, akan mereset ulang proses pengajuan ambil PIN. Jadi mereka mengulangi lagi langkah-langkah ambil PIN," jelasnya, Minggu (2/6).
Iwan mengatakan untuk pengajuan ambil PIN, caranya sama.
Siswa diminta untuk tetap berada di rumahnya dan bisa melakukan penentuan titik lokasi rumah dengan menggunakan GPS map.
"Solusi kedua, jika tetap tidak bisa CPDB bisa menghubungi call center untuk dibackup dan diteruskan ke sistem," katanya.
Sementara itu, Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Jatim Mustakim mengatakan, selain pengambilan PIN, saat ini juga dilakukan proses verifikasi nilai rapor oleh CPDB.
Menurutnya CPDB harus mencermati kembali nilai pada sistem Dispendik Jatim.
"Karena pada tahap verifikasi ini didapati banyak nilai rapor siswa yang salah. Itu bisa membuat panik jika nilai yang tertera di sistem lebih rendah," katanya.
Dihubungi terpisah, orang tua CPDB Rahardi Soekarno Junianto mengaku tidak menemui kendala dalam proses PPDB.
Sebelum melakukan pengambilan PIN, pria yang akrab disapa Antok itu memilih sekolah dengan titik koordinat yang terdekat dengan rumahnya.
"Akhirnya saya memillih SMA Negeri 10 Surabaya. Setelah melengkapi persyaratan dan verifikasi, PIN keluar tiga jam kemudian," terangnya.
Lebih lanjut orang tua murid SMPN 6 Surabaya itu mengatakan setelah proses ini, pihaknya melakukan PPDB melalui jalur prestasi akademik tanggal 10 Juni mendatang. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa