Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Lupa, Mulai Besok Pin PPDB SMAN/SMKN di Jatim Sudah Bisa Diambil

Mus Purmadani • Minggu, 26 Mei 2024 | 23:16 WIB
Aries Agung Paewai. (Mus/radar Surabaya)
Aries Agung Paewai. (Mus/radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMAN, SMKN dan SLBN Provinsi Jawa Timur Tahun Ajaran 2024/2025, secara resmi telah dimulai.

Launching secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur sekaligus penandatanganan pakta integritas antara kepala dinas pendidikan dengan kepala sekolah, dan kepala cabang dinas dengan operator cabdin dan operator sekolah, Kamis (16/5) lalu.

Sebanyak 677.530 lulusan SMP sederajat Jatim tahun ini berebut kursi sekolah negeri di PPDB Jawa Timur.

Rinciannya lulusan SMP sebanyak 394.844 siswa, MTs sebanyak 198.942 siswa, lulusan PKBM 59.532 siswa, lulusan pondok pesantren sebanyak 21.624 siswa, serta sanggar kegiatan belajar (SKB) 2.588 siswa.

Jumlah tersebut belum termasuk lulusan tahun lalu dan tahun sebelumnya yang juga masih diberi kesempatan mengikuti PPDB dengan batas usia calon peserta didik (CPD) adalah 21 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan, siswa bisa melakukan verifikasi nilai rapor mulai tanggal 24-28 Mei.

Sedangkan siswa bisa mengambil PIN mulai tanggal 27 Mei-14 Juni.

"Cara pengambilan PIN dilaksanakan secara online melalui situs SMK ppdb.jatimprov.go.id, setelah mengupload semua berkas persyaratan, siswa diharuskan melakukan verifikasi dan validasi ke sekolah SMAN/SMKN terdekat," katanya, Minggu (26/5).

Aries mengatakan kuota zonasi tahun ini sebanyak 50 persen.

Dengan prosentase 30 persen zonasi radius berdasarkan titik lokasi tempat tinggal CPD, dan 20 persennya adalah zonasi sebaran dimana semua kelurahan yang terdaftar dalam satu zonasi akan kebagian jatah untuk masuk di sekolah yang berada di zonasi yang sama.

Jumlah SMAN di Jatim sebanyak 417 dengan total pagu 122.736 siswa, sedangkan untuk SMKN di Jawa Timur ada 297 lembaga dengan 1.727 bidang keahlian, dan total pagu sebanyak 130.791 siswa.

"Selain jalur zonasi, siswa bisa memilih jalur prestasi nilai akademik yaitu pemeringkatan berdasarkan persentase penjumlahan antara nilai rapor dengan bobot 50 persen, ditambah dengan nilai akreditasi sekolah 20 persen dan 30 persennya diambilkan dari nilai indeks sekolah asal. Nilai indeks sekolah asal merupakan rata-rata nilai kakak kelas dari SMP asal yang kini bersekolah di SMAN dan SMKN se Jawa Timur," terangnya.

Menurut Aries, selain kedua jalur tersebut disediakan juga jalur afirmasi bagi siswa tidak mampu, jalur prestasi hasil lomba, juga jalur pindah tugas orangtua bagi siswa yang orang tuanya dipindah tugaskan minimal antar kabupaten/kota.

Bagi hafidz quran dan ketua OSIS, juga disediakan golden ticket dengan kuota masing masing satu CPD di setiap lembaga sekolah.

Diketahui persentase Jalur PPDB SMAN untuk jalur afirmasi 15 persen, pindah tugas 5 persen, prestasi jalur lomba 5 persen, zonasi SMA 50 persen dan prestasi akademik SMA 25 persen.

Sedangkan persentase Jalur PPDB SMKN untuk jalur afirmasi 15 persen, pindah tugas 5 persen, prestasi jalur lomba 5 persen, zonasi SMK 10 persen dan prestasi akademik SMK 65 persen.

"Setelah data dinyatakan valid oleh operator sekolah, PIN akan terbit secara online 3 jam kemudian," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#SLBN #SMKN #provinsi jatim #Aries Agung Paewai #SMAN #online #Dinas Pendidikan Jatim #Kadindik Jatim #Pengambilan PIN #ppdb jatim 2024