Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Intens Jalin Komunikasi dengan Tiga Partai, PKB Siapkan Poros Baru di Pilgub Jatim 2024?

Mus Purmadani • Jumat, 24 Mei 2024 | 01:35 WIB

 

Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)
Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar pada November nanti.

Termasuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2024, juga akan digelar pada waktu yang sama.

Partai-partai politik pun semakin intens memanasi mesin politik mereka.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur Anik Maslachah mengungkapkan, terkait dengan Pilgub Jatim, partainya sudah menjalin komunikasi dengan tiga partai di Jatim.

Yakni PKS, NasDem serta Partai Ummat.

“Siapa pun calon yang diusung oleh PKB, mereka akan bersama-sama,” ujar Anik, Kamis (23/5).

Anik yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jatim ini menambahkan salah satu nama yang dipertimbangkan dengan serius adalah Kiai Marzuki Mustamar sebagai calon gubernur Jatim.

“Para parpol ini sangat senang jika Kiai Marzuki yang diantar ke Pilgub,” katanya.

Peluang PKB untuk membentuk poros baru, salah satunya juga lantaran Khofifah Indar Parawansa sebagai petahana tidak mendaftar dalam penjaringan terbuka.

Anik mengatakan, sebetulnya PKB memberikan ruang kepada Khofifah untuk mendaftar.

Hal ini sebagaimana pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu.

Bahwa penjaringan terbuka kepada siapa pun termasuk untuk Khofifah Indar Parawansa.

“Tapi memang sampai detik ini (Khofifah Indar Parawansa) belum mendaftar,” ujarnya.

Lebih lanjut Anik memastikan bakal mempersiapkan secara serius Pilgub Jatim 2024.

Berbagai opsi terus dilakukan pencermatan dan pendalaman.

“Sehingga, calon yang kami usung nantinya benar-benar yang bisa membangun Jawa Timur,” tegasnya.

Peluang terbentuknya poros baru memang terbuka lebar.

Apalagi keempat parpol tersebut hingga saat ini belum menentukan pilihan politik terkait Pilgub Jatim 2024.

Poros baru itu juga berpotensi terbentuk jika berkaca dari perolehan kursi mereka dari hasil Pemilu 2024.

Dari hasil Pemilu 2024 sebelumnya, PKB memiliki 27 kursi atau setara 22,5 persen dari total 120 kursi DPRD Jatim.

Sementara NasDem memiliki 10 kursi atau berkisar 8,3 persen.

Sedangkan PKS dengan lima kursi atau 4,2 persen.

Sedangkan Partai Ummat pada Pemilu 14 Februari lalu, belum mendapatkan kursi di DPRD Jatim.

Dengan hitungan kursi ini, setidaknya poros koalisi PKB akan memiliki modal 35 persen kursi dan cukup untuk berangkat ke Pilgub Jatim 2024. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#dpw pkb jatim #Anik Maslachah #nasdem #Wakil Ketua DPRD Jatim #Kiai Marzuki Mustamar #Pilkada Serentak 2024 #Pilgub Jatim 2024 #PKS (Partai Keadilan Sejahtera) #khofifah indar parawansa #Partai Ummat