Tiga Kali Bawean Diguncang Gempa, Jamaah Salat Jumat Berhamburan Pasien RSUM Dievakuasi Ke Lapangan
Muhammad Firman Syah• Jumat, 22 Maret 2024 | 22:00 WIB
Cari Tempat Aman : Sejumlah pasien rawat inap di RSUD Umar Masud Bawean dipindahkan ke area lapangan saat terjadi gempa bumi Jumat (22/03) siang.
Sangkapura- Gempa bumi yang terjadi di laut Tuban ternyata tidak hanya dirasakan oleh warga yang ada di daratan Gresik saja. Ribuan warga yang tinggal di Pulau Bawean Gresik juga ikut merasakan dampak dari guncangan gempa yang terjadi hingga tiga kali dalam satu jam.
Pantauan dilapangan, musibah gempa bumi yang terjadi pada Jumat (22/03) dalam rentang waktu pukul 11.22 WIB hingga 12.45 WIB telah membuat sejumlah bangunan dan fasilitas umum di Pulau Bawean mengalami kerusakan. Selain puluhan pasien Rumah Sakit Umar Masud Bawean (RSUM) pulau Bawean juga tampak dipindahkan dari ruang rawat inap ke area luar gedung atau lapangan demi keamanan.
Syaifuddin, 43, salah satu warga Kecamatan Sangkapura Bawean menuturkan, saat gempa pertama terjadi pihak RSUM bergerak cepat memindahkan pasien ke area luar gedung demi mencegah hal yang tidak diinginkan.
"Kebetulan saat itu saya sedang menjenguk keluarga yang sedang dirawat. Begitu ada gempa para perawat berbegas memindahkan pasien ke tempat yang lebih aman," kata dia.
Dikatakan, saat dirinya ikut membantu menyelamatkan pasien ternyata diarea lorong dari koridor rumah sakit telah menampung pasien rawat inap lain. Menurutnya, kondisi RSUM pada siang hari ini memang sedang ramai.
Alhamdulillah setelah semua kondusif para pasien akhirnya kembali ke ruangan perawatan, imbuhnya.
Di tempat lain, Moh Anharudin, warga Kecamatan Sangkapura lain menambahkan gempa juga dirasakan oleh warga yang sedang salat Jumat di sejumlah masjid di Bawean. Terlebih lagi, ada sejumlah masjid yang berlarian keluar masjid saat gempa susulan terjadi.
“Saat khotib masih sedang menyampaikan ceramah, masjid bergoyang lagi. Jadi para jamaah lari berhamburan keluar,” tutur Anhar.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis Radar Gresik masih mencari data pasti berapa jumlah bangunan yang rusak di Pulau Bawean.