RADAR SURABAYA – Penghitungan atau rekapitulasi suara hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 sudah dirampungkan KPU Jatim.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim berhasil menjadi pemenangnya.
PKB meraih 27 kursi di DPRD Jatim.
Jumlah itu naik dua kursi bila dibandingkan raihan di Pileg 2019 yang masih di angka 25 kursi.
Selain berjaya di tingkat provinsi, di Pileg 2024 partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu juga kokoh di sejumlah kabupaten/kota.
“Untuk kabupaten/kota, kita juga mendominasi. Dari (tahun) 2019 kita 325 (kursi), saat ini kita ada tambahan 13 sehingga menjadi 338. Dari 38 kabupaten/kota kita punya 36 pimpinan, baik ketua (DPRD) maupun beberapa wakil ketua,” ujar Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah, Minggu (17/3).
Menurut Anik, kemenangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama.
Yang pertama, multi-effect dari pencalonan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai wakil presiden.
Pencalonan ini dinilainya mampu memaksimalkan mesin partai dan memperkuat hubungan elektoral.
“Sehingga dengan demikian mesin partai akan bergerak lebih maksimal, dan hubungan elektoral partai akan lebih kuat dan itu terbukti. Yang kedua saya melihat karena kepiawaian Gus Muhaimin sebagai Ketua Partai, bahwa kemenangan ini bukan hanya di Jawa Timur, tetapi di beberapa provinsi yang lain juga demikian,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Anik menyebutkan bahwa kepiawaian Gus Muhaimin sebagai ketua partai, juga berkontribusi pada penyebaran kursi yang tidak hanya terpusat di Jawa, khususnya Jawa Timur.
Tetapi juga tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
“Pemilu 2024 adalah momentum bersejarah bagi PKB, yang kini tidak lagi dianggap sebagai partai sektarian di Jawa, tetapi benar-benar nasional,” tegasnya.
Dukungan kuat dari kultur Nahdlatul Ulama (NU), termasuk gerakan Nahdliyin Bersatu dan jaringan perempuan Nahdliyin, juga dianggap sebagai faktor penting dalam kemenangan PKB Jatim Timur.
“Sehingga memudahkan para caleg untuk bisa meraih suara dan menjadi kursi. Dan tentu juga karena kinerja caleg yang lebih optimal hari ini dari pada tahun sebelumnya, sehingga kita meraih itu,” paparnya.
Selain itu, kata Anik, hasil Pileg ini ada sekitar 13 sampai 15 kabupaten, PKB memilih kursi untuk bisa maju sendiri di pilkada tanpa berkoalisi dengan partai lain.
“Kita juga bisa maju sendiri tanpa koalisi, karena memenuhi persayaratan untuk mencalonkan yakni 20 persen kursi di DPRD. Seperti Sidoarjo, Gresik, Jombang, Bojonegoro, Lamongan, Situbondo. Ada juga di Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Pasuruan, Lumajang, Trenggalek dan Tuban,” paparnya.
PKB kata Anik dalam waktu dekat juga akan membentuk desk Pilkada yang nantinya bertugas memproses bakal calon kepala daerah yang akan diusulkan ke DPP PKB.
“Mereka akan melalukan penjaringan terkait siapa sosok yang pas dan sesuai dengan kriteria PKB, yang nantinya akan diusulkan ke DPP PKB,” jelasnya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa