Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Begini Strategi Gubernur Khofifah Usir Jamila dari Jawa Timur

Mus Purmadani • Rabu, 17 Januari 2024 | 23:57 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (MUS P/RADAR SURABAYA)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (MUS P/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkomitmen kuat untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Untuk itu, Pemprov Jatim konsisten mengalokasikan dana untuk bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat tak mampu.

"Pada PAPBD 2023, bansos kemiskinan ekstrem yang dianggarkan Pemprov Jatim mencapai Rp 19.782.000.000,” kata Khofifah, Rabu (17/1).

Bantuan tersebut disalurkan kepada 13.188 penerima manfaat se-Jatim.

Tahun ini Pemprov Jatim juga menganggarkan sebesar Rp 27 miliar untuk 18.000 penerima manfaat.

“Kami optimis kemiskinan ekstrem di Jatim tuntas menjadi nol persen," yakinnya.

Mantan Menteri Sosial ini menambahkan, sebagai bentuk perhatian Pemprov Jatim kepada penyandang disabilitas, pada PAPBD 2023, pihaknya menganggarkan bantuan top up ASPD sebesar Rp 841.750.000.

Jumlah tersebut diberikan kepada 3.367 jiwa se-Jatim.

"Data terbaru dari BPS atas survei September paling cepat Maret, bahkan mungkin Mei, mudah-mudahan kita sudah mendekati nol persen kemiskinan ekstrem di Jatim,” harap Khofifah.

“Tapi sekarang harus diberikan format-format yang kita siapkan untuk bisa menahan jangan sampai terjadi kemiskinan kembali. Jangan sampai ada Jamila atau Jadi Miskin Lagi," paparnya.

Hal ini penting, sebut Khofifah, sebab Jamila selalu bergandengan dengan Sadikin (Sakit Sedikit Miskin).

Itulah kenapa kepala daerah perlu memastikan capaian Universal Health Coverage sudah mencapai 100 persen.

"Karena ini penting disiapkan oleh masing-masing kabupaten/kota. Ini kalau juga bersinergi dengan private sector dan pihak terkait lain akan mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," katanya.

Untuk saat ini, kemiskinan ekstrem di Jawa Timur sendiri telah menurun drastis.

Dimana, kemiskinan ekstrem berkurang signifikan menjadi 0,82 persen per Maret 2023. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Gubernur Khofifah #provinsi jatim #bansos #jamila #kemiskinan ekstrem