LUMAJANG - Sebanyak 11 korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan KA Probowangi kontra minibus Elf dengan nomor polisi N-7646-T di pintu perlintasan tidak terjaga di Desa Ranu Pakis, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sudah teridentifikasi.
Kepala RS Bhayangkara Lumajang AKBP Agus Gede Made Artha dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin (20/11), menyebutkan bahwa semua korban yang meninggal dunia dan mengalami luka berat adalah warga Kota Surabaya.
Berikut nama-nama korban meninggal dunia dan telah diidentifikasi oleh pihak RS Bhayangkara Lumajang:
1. Tn. Riyono warga Babatan Kota Surabaya
2. Ny. Yelis Agustiana warga Dukuh Pakis Kota Surabaya
3. Tn. Gatot Hari Cahyono warga Gubeng Kota Surabaya
4. Tn. Nur Muhamad warga Karang Pilang Kota Surabaya
5. Ny. Sumarti warga Pakis Kota Surabaya
6. Tn. Edi Sugianto warga Pakis Gunung Sawahan Kota Surabaya
7. Ny. Titik Ristianti warga Putat Jaya Kota Surabaya
8. Tn. Suyono warga Tandes Kota Surabaya
9. Tn. Sukarnoto warga Putat Jaya Timur Kota Surabaya
10. Ny. Mariana warga Banyuurip Wetan, Sawahan Kota Surabaya
11. Ny. Sri Rahayu warga Simo Mulyo baru Kota Surabaya.
"Dari 11 jenazah tersebut, 10 di antaranya sudah dipulangkan ke rumah duka di Kota Surabaya, sedangkan satu jenazah atas nama Sri Rahayu masih berada di Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD dr Haryoto Lumajang," ujar AKBP Agus.
Sementara data korban yang mengalami luka berat dan mendapat perawatan di ICU RSUD dr. Haryoto Lumajang yakni Tn. Warsito (60) warga Banyu Urip Wetan Kota Surabaya, Ny. Ardhika (57) warga Perumahan Grand Hasanah Surabaya, dan anak Alena (4) yang merupakan cucu dari Ny. Sri Rahayu.
"Satu korban yang mengalami luka berat dirujuk rawat di RS Bhayangkara Lumajang atas nama Tn. Bayu Trinanto (58) warga Kembang Kuning Kulon Surabaya," katanya.
Seperti diketahui, sebuah minibus jenis Isuzu Elf bernomor polisi N 7646 T tertabrak KA Probowangi di perlintasan kereta api tidak terjaga di Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, pada Minggu (19/11) malam sekira pukul 19.53 WIB yang mengakibatkan 11 orang penumpang minibus meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat.
Dari 11 korban meninggal, seluruhnya sudah teridentifikasi dan merupakan warga Kota Surabaya.
"Sebagian keluarga korban yang meninggal dunia tadi ada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk memastikan jenazah tersebut adalah keluarganya," tuturnya.
Menurutnya, empat korban yang mengalami luka berat masih menjalani perawatan di Ruang ICU RSUD dr Hariyoto sebanyak tiga orang yang merupakan penumpang Elf dan satu orang yakni sopir Elf dirawat di RS Bhayangkara.
"Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara bahwa kejadian terjadi benturan keras kereta api dengan kendaraan Elf di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, sehingga menyebabkan mobil Elf terseret 50 meter dari perlintasan sebidang," kata Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson. (jpc/ant/jay)
Editor : Jay Wijayanto