Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Punya Lahan Mangrove Terluas di Jawa, Gubernur Khofifah Ajak Masifkan Penanaman Mangrove

Mus Purmadani • Jumat, 28 Juli 2023 | 01:55 WIB
TANAM MANGROVE: Gubernur Khofifah Indar Parawansa bangga Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 Hektare atau 48% dari kawasan mangrove di Pulau Jawa. (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)
TANAM MANGROVE: Gubernur Khofifah Indar Parawansa bangga Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 Hektare atau 48% dari kawasan mangrove di Pulau Jawa. (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk memasifkan penanaman dan pelestarian mangrove. Karena dengan menanam mangrove, ekosistem akan terjaga, oksigen di lingkungan akan meningkat, dan pelestarian alam juga terlaksana.

“Hari ini peringatan hari Mangrove Sedunia. Ayo bersama nanam dan melestarikan mangrove sebagai sedekah oksigen, ini juga bagian dari rehabilitasi ekosistem mangrove kita,” ungkapnya di gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (26/7).

Ia meminta penggalakan mangrove terus dilaksanakan mengingat fungsi mangrove merupakan cadangan karbon dunia (blue carbon) yang mampu menyimpan karbon empat kali lebih banyak dari hutan terestrial dan menyerap 20 kali lebih besar emisi CO2 dari hutan tropis.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang konsisten dalam memperluas ekosistem mangrove. Menurutnya rehabilitasi ekosistem mangrove merupakan salah satu ikhtiar untuk pelestarian lingkungan yang bisa dilakukan oleh banyak komunitas dan masyarakat luas.

Guna mendorong perbaikan ekosistem mangrove, Gubernur Khofifah juga telah menerbitkan Surat Edaran yang ditujukan kepada para bupati/wali kota, pimpinan BUMN/BUMD/BUMS serta lembaga masyarakat pegiat lingkungan pada tanggal 31 Januari 2022 tentang pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis dan ekosistem mangrove di Jawa Timur. Hal itu agar penanaman mangrove di Jatim semakin masif.

Ia mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim telah menyelenggarakan Festival Mangrove sebanyak empat kali yaitu di Pasuruan, Sampang, Sidoarjo, dan Trenggalek. Rencana tahun ini akan diselenggarakan Festival Mangrove di Kota Surabaya.

“Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa mangrove mampu menyerap CO2 lebih besar daripada tanaman yang ada di darat, makanya saya selalu mengajak ayo tanam mangrove, ayo sedekah oksigen,” ucapnya.

Gubernur Khofifah menuturkan menanam mangrove juga berseiring dengan pencanangan program nasional net zero emisi (NZE) yang di tahun 2060 diharapkan bisa diwujudkan. Oleh sebab itu, ia akan terus gencar mengkampanyekan penanaman mangrove.

Berdasarkan data Dinas Kehutanan, Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 Hektare atau 48% dari kawasan mangrove di Pulau Jawa. Ini merupakan kawasan terluas di antara Provinsi lainnya di Pulau Jawa dan Bali. (mus/rak)

Editor : Jay Wijayanto
#Gubernur Khofifah #kebun raya mangrove