Koneksitas dua ruas tol tersebut untuk mendukung transportasi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rencananya, ruas tol KLBM-Sumo itu akan resmi beroperasi pada 31 Desember 2022 mulai pukul 06.00 WIB. ’’Jadi, fungsional dari tol KLBM ke arah tol Sumo,” ungkap Pj Sekretaris Perusahaan PT Waskita Bumi Wira (WBW) Dicky F. Novianto kepada Jawapos.com.
Meski sudah dibuka, lanjut dia, namun pembukaan tol Krian-Sumo tersebut hanya berlangsung hingga 3 Januari 2023. Dikatakan, pihak WBW masih menunggu surat keputusan (SK) penyesuaian tarif yang akan dikeluarkan oleh Kemenhub.
Saat ini, ramp 2 dan 8 yang menghubungkan Gresik-Mojokerto serta ramp 4 dan 5 yang menghubungkan Gresik-Surabaya sedang proses persiapan pembukaan. Untuk mendukung itu, pada awal bulan lalu, pihak WBW pun telah melakukan penanaman 5 ribu pohon agar kawasan tol menjadi teduh.
Sebagaimana pernah diberitakan, tol KLBM yang sudah beroperasi memiliki panjang 29 kilometer. Kemudian, untuk ruas Bunder-Manyar memiliki panjang 9,333 kilometer. Namun, pekerjaan belum tuntas. Dalam beberapa tahun ke depan, tol ini akan terhubung hingga ke Tuban, Semarang, dan tersambung dengan tol panjang trans Jawa.
Dengan memanfaatkan tol KLBM, pengguna jalan bisa menghemat waktu sekitar 30 menit daripada lewat jalur nontol. Nah, dengan terhubungnya dua ruas tol KLBM dan tol Sumo maka estimasinya bisa menghemat waktu 15 menit. (jpc/jay) Editor : Administrator