Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Diikat Kesamaan Sejarah, Alumni 4 SMA Negeri di Surabaya Melebur Jadi IKA

Administrator • Minggu, 27 November 2022 | 01:12 WIB
Panitia deklarasi peleburan alumni SMAN 3-B, SMAN 3 GTX, SMPP dan SMAN 16 Surabaya melakukan gladi bersih sebelum acara, Sabtu (26/11). (ISTIMEWA)
Panitia deklarasi peleburan alumni SMAN 3-B, SMAN 3 GTX, SMPP dan SMAN 16 Surabaya melakukan gladi bersih sebelum acara, Sabtu (26/11). (ISTIMEWA)
SURABAYA – Alumni empat SMA Negeri di Surabaya memutuskan melebur menjadi satu ikatan alumni (IKA). Masing-masing adalah alumni dari SMA 3-B, SMA 3 Gentengkali, SMPP Negeri dan SMA Negeri 16 Surabaya.

Peleburan ini disepakati karena benang merah ikatan sejarah di antara mereka. Acara yang akan dihadiri ratusan alumni itu digelar di SMAN 16 di Jalan Prapen-Panjangjiwo, Jemursari Surabaya, Minggu (27/11).

“Ini adalah sejarah bagi kami alumni SMAN 16 yang tidak dapat kami tolak bahkan kami ingkari. Ternyata sekolah tempat kami menimba ilmu saat SMA memiliki sejarah yang amat panjang dan kami sangat bangga dengan sejarah sekolah kami,” kata Danang Prayudi, wakil ketua panitia deklarasi peleburan, yang juga ketua Alumni SMAN 16 angkatan 1992 sekaligus sekretaris Formatur IKA Alumni SMAN 16 Surabaya.

Danang menyampaikan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan formatur pembentukan IKA Alumni SMAN 16. “Saya dan Mas Rayandra (ketua panitia deklarasi, Red) bersama seluruh panitia memang berniat meleburkan seluruh alumni dalam satu Ika Alumni. Tanggal 27 itu, merupakan sejarah besar bagi alumni SMA 3-B, SMAGA Gentengkali, SMPP dan SMA 16 yang akan punya nama khusus ikatan alumninya,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan dari deklarasi ini adalah membentuk ikatan alumni gabungan yang berkesinambungan sejak awal berdirinya sekolah sampai dengan saat ini, yaitu dari SMAN 3-B Gentengkali (GTX), kemudan jadi SMPP hingga SMAN 16.

Kemudian, menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan pihak sekolah yakni SMAN 16 Surabaya untuk memberikan kontribusi positif dari alumni.

Ketiga, menjaga , meningkatkan dan semakin mempererat rasa persahabatan dan persaudaraan serta menjaga kesinambungan sejarah antar sesama alumnus baik SMAN 3 Gentengkali (GTX)- SMPP – SMAN 16 Surabaya. Terakhir, meningkatkan hubungan yang lebih erat antara alumnus dan almamaternya.

Photo
Photo
Pendirian SMPP Negeri di Jalan Prapen Panjangjiwo yang dulunya adalah pindahan dari SMAN 3 Gentengkali Surabaya. (ISTIMEWA)

Danang mengatakan, panitia sudah menyiapkan sepaket agenda acara yang dikemas penuh manfaat dan keakraban yang rencananya akan dihadiri oleh sekitar 1000 orang alumni dan 175 orang dari paguyuban guru SMAN 3 Gentengkali (GTX)– SMPP – SMAN 16 baik yang masih aktif maupun non aktif. Rencananya juga dihadiri oleh ketua Pasmanbaya, Ibu Laksda drg. RA. Nora Lelyana, MH.

Hingga hari ini informasi yang diperoleh panitia bahwa animo alumnus untuk hadir di acara tersebut cukup tinggi. Keinginan besar para alumni inilah membuat panitia harus mengantisipasi melubernya area parkir di sekitar sekolah serta penggunaan jalan raya di sekitar sekolah.

“Khusus alumni, sebaiknya tidak membawa mobil atau kendaraan sendiri-sendiri. Kalau seribu alumni bawa kendaraan atau mobil, area parkir sekolah tidak mampu menampung. Sebaiknya datang rombongan,” kata seorang panitia saat gladi resik, Sabtu (26/11).

Sekadar diketahui latar belakang keberadaan alumni empat sekolah negeri tersebut adalah pendirian SMA B Perjuangan di kompleks Jalan Wijaya Kusuma pada Desember 1949. Di kawasan itu pula sebelumnya berdisi sekolah menengah umum zaman Belanda yakni Hogere Burger School (HBS) yang menjadi cikal bakal SMA Kompleks.

Empat tahun kemudian pada 1953, SMA B Perjuangan berubah statusnya menjadi SMA Negeri 3-B. Kemudian di bulan April 1958, dipimpin kepala sekolah bersama guru-guru dan siswa serta bantuan dari komandan korem Bhaskara Jaya mengambil alih Gedung Soerabaja School Vereeniging (SSV) di Jalan Gentengkali 33 Surabaya dan lokasi sekolah pindah di sini.

Dokter Satrio selaku Walikota Surabaya yang saat itu berkenan meresmikan pemakaian Gedung SMAN 3-B di Jalan Gentengkali 33 Surabaya.

Pada tahun 1963, SMAN 3-B berubah menjadi SMA Negeri 3 dan berlangsung hingga tahun 1976. Setahun kemudian, SMAN 3 pindah lokasi lagi ke Jalan Panjangjiwo dan berganti nama menjadi SMPP (Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan) hingga tahun 1985.

Setelah itu pada tahun 1986, berganti nama lagi menjadi SMA Negeri 16 hingga sekarang dengan staf pengajar serta kepala sekolah yang sama sejak dari SMAN 3 Jalan Gentengkali 33 Surabaya. (jay) Editor : Administrator
#Deklarasi Peleburan Alumni #IKA Alumni #SMPP #SMAN 3 GTX #SMAN 3-B