Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

DPW PPNI Jatim Libatkan 60.000 Perawat untuk Pengabdian Masyarakat

Administrator • Jumat, 18 Maret 2022 | 04:56 WIB
Photo
Photo
SURABAYA - Memperingati HUT ke-48 Persatuan Perawat Nasional Indonesia, DPW PPNI Jatim menggelar kegiatan sosial serentak di 1.006 titik kegiatan yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Kegiatan tersebut melibatkan 38 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten/Kota se-Jatim.

Kegiatan tersebut juga dilaporkan secara daring lewat zoom meeting. Kegiatan pengabdian masyarakat meliputi; vaksinasi, edukasi masyarakat 3T (tracing, testing, treatment) donor darah dan posyandu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Menurut Ketua DPW PPNI Jatim Prof Dr H Nur Salam M. Nurs (Hons), secara teknis pengabdian masyarakat dilakukan di Dewan Pengurus Komisariat (DPK) di masing-masing rumah sakit, pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan tempat mereka bekerja.

“Selama pelaksanaan aksi dipantau dan dilaporkan via zoom kepada kepanitian HUT PPNI yang dibentuk DPW PPNI Jatim,” ujar Prof. Dr. H.Nur Salam M. Nurs (Hons), Kamis (17/3).

Menurur Nur Salam kegiatan tersebut melibatkan 38 DPD PPNI Kabupaten/Kota se-Jatim dengan kegiatan lebih dari 1.000 titik. Sebagian juga dihadiri kepala daerah masing-masing. Dari 90.000 perawat anggota DPW PPNI Jatim,  sekitar 50.000- 60.000 perawat dilibatkan dalam kegiatan kali ini.

Seperti DPD Malang Raya melaporkan 390 titik kegiatan, DPD Surabaya 57 titik kegiatan, DPD Lumajang 15 titik kegiatan, Kota Blitar 15 titik kegiatan dan DPD Banyuwangi 51 titik kegiatan, sebagian besar pelaksanaan vaksinasi massal dan edukasi Prokes.

HUT ke-48 PPNI kali ini mengambil tema, Perawat Bersama Rakyat Menuju Bangsa Sehat Bebas dari Covid-19. Hal ini berkorelasi dengan kondisi pandemi. Sehingga di dalam tema ini perawat bersama rakyat menuju sehat. Caranya, vaksinasi dan terapkan 3T (tracing, testing dan treatment).

Kondisi saat ini masyarakat harus adapatif kenormalan baru. Harus tetap prokes, pakai masker dan jaga jarak. Serta tentunya pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai ketentuan herd immunity.

“Ya, meski varian Omicron tidak sehebat saat varian Delta, namun jika disertai adanya penyakit komorbid, tetap saja membahayakan,” tambahnya.

Dijelaskan Nur Salam, kegiatan ini untuk menunjukkan eksistensi organisasi PPNI kepada organisasi-organisasi lain di Tanah Air. Selain pengabdian masyarakat, HUT kali ini juga diperingati lomba pemilihan Perawat Teladan dan kompetisi video edukasi antar DPK-DPK se-Jatim.

Para pemenang  akan mendapat hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan. Sementara pemenang video edukasi akan diikutkan lomba mewakili DPW PPNI Jatim ke tingkat nasional antar DPW PPNI.

Nur Salam mengakui masih banyak yang harus diperjuangkan untuk kesejahteraan para perawat. Meski dengan DPP PPNI sifatnya hanya koordinasi, namun Nur Salam bertekad memperjuangkan kesejahteraan perawat, seperti pengangkatan perawat honorer menjadi PPPK, gaji dan tunjangan perawat yang sebenarnya masih jauh dari UMR.

“Ini menjadi atensi kepengurusan kami. Kami akan terus berkoordinasi dengan PPNI Pusat. Gaji yang diterima perawat jika dihitung-hitung dengan risiko yang membayangi saat bertugas, masih jauh dari UMR. Apalagi dikatakan layak untuk hidup apalagi berkeluarga,” tandas Nur Salam.

Sementara itu, Dr dr Joni Wahyuhadi Sp BS, Direktur RSUD dr Soetomo mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara daring mengatakan, menjadi seorang perawat profesional harus mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan baik.

Seorang perawat harus bisa menjalankan perannya memberikan perawatan, membantu memberikan keputusan klinis, pelindung dan advokasi klien, manajer kasus, komunikator, memberikan kenyamanan, rehabilitator, penyuluh dan peran karier.

“Menurut kami peran sangat berpengaruh bagi perawat dalam membangun citra ideal di mata masyarakat. Yang paling penting perawat, harus sebagai pemberi perawatan yang baik, peran memberikan kenyamanan dan komunikator,” kata Joni Wahyuadi. (fix/jay) Editor : Administrator
#HUT ke 48 PPNI #baksos #pengabdian masyarakat #DPW PPNI Jatim