SURABAYA - Vaksinasi massal kembali digelar di Lapangan Thor, Gelora Pancasila, Kamis (29/7). Sebanyak 25 ribu warga Kecamatan Wonokromo, Sawahan, dan Dukuh Pakis antre divaksinasi.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, vaksinasi dengan sasaran 25 ribu orang itu digelar dua hari. Pada hari pertama suntik vaksin ditargetkan 12.500 warga. Stok ribuan vaksin itu bantuan dari Panglima TNI.
Eri menyebut saat ini sudah ada 800 ribu lebih vaksin dari pusat turun ke Jatim. Nantinya vaksin tersebut akan dibagikan oleh provinsi ke masing-masing wilayah kota dan kabupaten se-Jatim. "Jatah Surabaya masih belum tahu," kata Eri.
Vaksin-vaksin yang sudah turun itu Sinovac, Astrazeneca, hingga Moderna mRNA-1237. Untuk Moderna mRNA-1237 nantinya akan digunakan bagi seluruh tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayan kesehatan. Selain itu, bantuan vaksin juga akan diberikan Kodam Brawijaya V sebanyak hampir 1 juta vial.
Karena itu, Eri berharap herd immunity warga Surabaya bisa terwujud di bulan September mendatang. "Saya sudah matur ke Pangdam Brawijaya kami siap untuk melaksanakan vaksin. Anggap saja 30 ribu per hari, maka akhir Agustus seluruh warga Surabaya sudah tervaksin. Dan target September herd immunity sudah tercapai," katanya. Hingga kini Eri mengaku warga Surabaya yang sudah tervaksin hampir 60 persen.
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan vaksinasi massal. Ia mengajak secara bersama bahu-membahu untuk melawan Covid-19. "Di sini hadir seluruh pejabat di Provinsi Jatim untuk sama-sama melaksanakan dan memerangi Covid-19," katanya.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga hadir di Lapangan Thor mengatakan, Jatim masih tertinggi dalam vaksinasi secara dosis. Penggunaan vaksin sudah mencapai lebih dari 23 persen. Kemudian dosis kedua sudah hampir 3 juta. "Mudah-mudahan akan terus terjaga stamina yang luar biasa, sinergitas luar biasa semangat masyarakat Jatim yan sudah bergerak mengikuti vaksinasi secara masif," kata Khofifah. Selain itu, Khofifah bersyukur karena BOR di Jatim sudah mulai melandai dibanding awal PPKM darurat.
Editor : Administrator