Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sampaikan Kritik Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja via Mural

Administrator • Selasa, 18 Mei 2021 | 21:17 WIB
Sampaikan Kritik Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja via Mural
Sampaikan Kritik Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja via Mural


SURABAYA - Komunitas mural asal Kota Pahlawan, Serikat Mural Surabaya (SMS) kembali menuangkan karyanya melalui coretan di tembok Jalan Ngagel, Minggu (16/5) malam. Bukan asal corat-coret tembok. Cat yang disemprotkan pada tembok itu merupakan gambar atau mural yang menggambarkan pada situasi saat ini.


Seperti yang dijelaskan oleh penggagas komunitas SMS Alfajr X-go Wiratama saat dihubungi melaui pesan singkat, Senin (17/5) siang. Ia menceritakan, coretan mural di Jalan Ngagel itu merupakan agenda tahunan yang biasa dikenal Mural Serentak. Di tahun 2021, Mural Serentak mengangkat tema ‘Indonesia Sedang Tidak Bak-baik Saja’. 


“Mural Serentak ini sudah berlangsung dua tahun ini. Yang mana para pegiat mural rutin melakukan movement solidaritas yang digagas komunitas SMS,” jelas pria yang akrab disapa X-go tersebut. 


X-Go melanjutkan, aksi movement solidaritas Mural Serentak ini bukan hanya diikuti oleh komunitas dari Surabaya. Sesuai nama kegiatannya, mural ini juga diikuti oleh rekan sekomunitas dari kota lain, di antaranya Sidoarjo, Malang, Kediri, Denpasar, Tangerang, Yogyakarta, Makassar dan Sumatera. 


Gambar yang di buat pun beragam. Mulai dari soal carut marut penanganan virus Covid-19, korupsi bantuan sosial (bansos), konspirasi, generasi gadget, kerusakan lingkungan, polemik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lain sebagainya. “Kebanyakan para seniman mural mengangkat isu-isu yang lagi ramai dibahas di berbagai daerah sesuai domisili pegiat mural tersebut,” kata X-Go. 


Uniknya, karya para pegiat seni mural ini bukan hanya bisa dinikmati secara langsung (offline) akan tetapi juga bisa dinikmati melalui online. Para seniman yang telah merampungkan muralnya, meng-upload foto muralnya melalui akun Instagram masing-masing komunitas. “Jadi masing-masing personal atau komunitas memberi hastag #muralserentak, #serikatmuralsurabaya, dan #streetartmelawan agar masyarakat tidak perlu repot-repot datang melihat langsung,” ujarnya. 


X-Go menambahkan, mengapa ada kegiatan Mural Serentak setiap bulan Mei? Karena, lanjutnya, pada bulan ini di Indonesia mempunyai banyak peringatan momen penting. Seperti Hari Buruh Nasional, mengenang tragedi 1998, dan hilangnya sosok Marsinah. 


“Sehingga apa yang menjadi unek-unek kami jadikan sebuah karya agar tidak dilupakan begitu menjadi sebuah karya jalanan,” pungkasnya. (gin/nur)


Editor : Administrator