General Affair PT Tiga Mas Soni Suharsono mengatakan, pembangunan flat tinggal melengkapi beberapa interior bangunan. Penyelesaian atap secara keseluruhan, pemasangan plester, dan keramik. "Pembangunan sudah mencapai 50 persen. Pengerjaan fondasi dan konstruksi bangunan telah selesai dikerjakan, tinggal beberapa atap kanan kiri yang kurang," kata Soni.
Dia mengungkapkan, pengerjaan sempat terhalang kondisi hujan sejak bulan lalu. Saat ini dilanjutkan pemasangan bata keramik, seket kamar, hingga taman. "Sebelum atap terpasang, kami mengalami kesulitan karena hujan. Namun, sekarang bisa dikerjakan di dalam," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan menyamakan elevasi tanah antara bangunan dengan jalan sekitar 1,30 meter. Soni mengungkapkan, pengerjaan itu dilakukan juga atas kesepakatan bersama warga Kelurahan Tambak Wedi, terutama waktu pengerjaan tidak lebih dari pukul 20.00. "Tetap dilanjutkan karena ini kontrak jangka pendek. Jadi, harus dikebut,” katanya.
Bangunan rusunawa tersebut nantinya ada 61 kamar. Satu kamarnya seluas 36 meter persegi. Meski kontruksi hampir selesai, ada proses lain yang tengah dipersiapkan. Di antaranya, pengerjaan interior dan eksterior bangunan. Menurut Soni, pengerjaan tersebut akan dimulai tahun depan. Terlebih ketika konstruksi bangunan tersebut secara keseluruhan rampung dikerjakan. ”Semoga sesuai rencana biar tidak molor," tambahnya.
Soni memastikan, pekerjaan akan rampung pada April 2021. Sehingga, Mei 2021 bangunan flat bisa diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. "Tapi tetap lihat kondisi,” ungkapnya.
Dengan adanya pembangunan rusunawa baru, maka akan ada dua rusunawa di Tambak Wedi. Sebelumnya sudah ada hunian bertingkat di dekat kantor kelurahan. Yakni rusunawa yang dibangun pada 2017. Kapasitasnya mencapai 70 unit kamar. (rmt/rek) Editor : Administrator