Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Stok Daging Normal Sambut Nataru, Pemkot Siap Operasi Pasar

Administrator • Selasa, 15 Desember 2020 | 23:11 WIB
Stok Daging Normal Sambut Nataru, Pemkot Siap Operasi Pasar
Stok Daging Normal Sambut Nataru, Pemkot Siap Operasi Pasar
SURABAYA - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), stok daging sapi di Surabaya dipastikan aman. Harga daging pun masih terkendali. Direktur Administrasi dan Keuangan PD Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian Romi Wicaksono mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan peternak di daerah agar pasokan daging di RPH terpenuhi selama libur akhir tahun. "Saya merasa tenang karena kita lihat di pasar belum ada lonjokan harga. Itu penanda daging belum langka di pasaran," kata Romi.

Romi mengaku pihaknya hampir setiap hari berkeliling di kecamatan-kecamatan di Surabaya untuk melakukan operasi pasar guna memantau ketersediaan dan harga daging.  "Kita melakukan operasi pasar tujuannya pengamanan atau stabilitas harga dan memantau pemenuhan daging jangan sampai ada kelangkaan," tambahnya.

Romi menjelaskan, harga daging di pasaran masih di angka normal. Harga daging kualitas tiga berkisar Rp 75-78 ribu per kilogram. Sedangkan daging sapi dengan kualitas bagus berkisar Rp 130 ribu per kilogram. "Tidak ada perubahan di pasaran. Kalau ada lonjakan ya kita lakukan operasi pasar," jelasnya.

Sebelum pandemi Covid-19 rata-rata RPH Pegirian memotong 100 hingga 120 ekor sapi tiap harinya. Sedangkan di RPH Kedurus rata-rata 40-50 ekor sapi sehari. Namun, saat pandemi RPH Pegirian hanya memotong sapi sekitar 70 ekor sapi tiap hari. Sedangkan RPH Kedurus 25 hingga 30 ekor sapi tiap harinya.

Romi menyebut saat ini jumlah sapi mengarah pada normal karena RPH Pegirian sudah mulai memotong 100 hingga 105 ekor sapi tiap hari. Sedangkan RPH Kedurus hampir menyentuh 50 ekor. "Saat ini trennya mengarah ke normal. Bulan April sampai September, apalagi selepas hari raya kurban, sudah turun. Di pertengahan Oktober sampai November mulai bergerak, kemudian Desember ada peningkatan pelan-pelan. Dicek awal Desember sudah mendekati normal jumlah pemotongan ternak," katanya.

Selain itu, Romi menyebut pasokan daging RPH Pegirian di rumah makan, katering, rumah sakit, rumah tangga, dan kecamatan yang mengadakan bazar pasar murah juga aman. Meskipun untuk segmentasi katering saat ini perayaan atau seremoni masih belum kembali normal. Sedangkan katering memasok masakan ke kantin kantor. "Jadi, bisa beli juga di rumah daging yang ada di RPH Pegirian. Saat Nataru kami juga tetap melayani di rumah daging," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya Wiwiek Widayati, mengatakan, harga daging di pasaran saat ini masih normal. "Pasokan juga aman," katanya.

Namun, Wiwiek mengungkapkan, harga cabai dan telur menjelang libur akhir tahun naik. "Kalau telur HET Rp 24 ribu per kilogram, di pasaran ada Rp 27-28 ribu per  ada sedikit kenaikan. Sedangkan harga cabai  merangkak biasanya Rp 25 per kilo ini naik," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya akan melakukan operasi pasar dan sidak pasar yang akan dimulai hari ini (15/12) dengan melibatkan satgas pangan." Kami akan operasi pasar untuk mengintervensi harga dua komoditas (cabai dan telur) dan kebutuhan pokok lainnya," kata Wiwiek. (rmt/rek) Editor : Administrator
#stok daging #operasi pasar #libur nataru #pemkot surabaya