Kepala Bidang Prasarana Transportasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Ridlo Noor Wahab mengatakan, rencana renovasi sedang dibahas Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. Dishub berencana membangun gedung parkir untuk sepeda motor dan mobil. Sementara parkir bus tetap di landscape bawah. "Kapan dilaksanakan renovasi, saya belum tahu karena anggaran 2021 belum ada," kata Ridlo Noor Wahab.
Ridlo menguraikan, nantinya ada tiga lantai yang bisa menampung sekitar 3.000 sepeda motor dan 100 mobil. Tak hanya itu. Rencananya di tempat tersebut dibuat museum. "Parkir sudah siap. Untuk pengembangan selanjutnya ada kajian untuk museum juga beberapa tingkat. Kalau di luar parkir masih dikaji di Bappeko," jelasnya.
Saat ini terminal Wisata Religi Ampel belum sepenuhnya menjadi terminal karena masih ada beberapa bagian yang terintegrasi dengan pelayanan publik seperti kantor kelurahan. Rencana ke depan, menurut Ridlo, akan dibangun di sisi selatan parkir hingga ke timur.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengungkapkan, pembangunan terminal wisata religi akan dilakukan secara bertahap. Ada beberapa segmentasi yang disiapkan. "Saat ini anggarannya belum ada karena ada pandemi. Makanya, renovasinya ditunda," ucapnya.
Setiap akhir pekan, kawasan Wisata Religi Ampel memang selalu ramai peziarah. Terlebih ketika wisata tersebut telah dibuka di era kenormalan baru. Pihaknya telah mempersiapkan beberapa perangkat penunjang bagi peziarah.
Salah satu peziarah, Fathoni, kemarin mengaku baru kali pertama mengunjungi kawasan religi Ampel. Ia sempat khawatir lantaran pandemi Covid-19 belum terkendali. "Tapi saya coba saja setelah dapat informasi kalau Ampel sudah buka,” ujarnya.
Dia mengaku kaget setelah sampai di kawasan Amel. Sebab, pengunjungnya sudah cukup banyak. Ini terlihat dari bus-bus yang membawa peziarah dari berbagai kota. "Sampai parkirnya tidak muat. Mungkin ke depan bisa diperluas agar lebih nyaman," katanya. (rmt/rek) Editor : Administrator