Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Buka Lagi, Pengunjung Perpus Balai Pemuda Masih Sepi

Administrator • Kamis, 19 November 2020 | 17:18 WIB
Buka Lagi, Pengunjung Perpus Balai Pemuda Masih Sepi
Buka Lagi, Pengunjung Perpus Balai Pemuda Masih Sepi

SURABAYA - Perpustakan Umum Kota Surabaya di gedung Balai Pemuda (Balpem) sudah dibuka lagi, Senin (9/11) lalu. Pembukaan ini pasca penutupan selama beberapa pekan imbas dari aksi demonstrasi yang berujung ricuh di depan Gedung Negara Grahadi pada 8 Oktober lalu.


Namun meski sudah dibuka sejak dua minggu ini, perpustakaan Balpem masih sepi pengunjung. Hal ini karena kawasan Alun-Alun Surabaya di sekitar Balpem juga masih ditutup untuk pengunjung.  Rata-rata pengunjung perpustakaan yang meminjam buku adalah kalangan mahasiswa dan anak sekolah.


Salah satu pengunjung perpustakaan, Wanda Novitasari mengatakan, dirinya ke Perpustakaan Balpem untuk membaca buku referensi untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri (PTN). "Kalau di rumah saja bosan, jadi belajar di perpustakaan," katanya.


Wanda mengaku mengetahui Perpustakaan Balpem sudah buka dari akun Instagram Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya. Saat pandemi ini, dirinya baru pertama ke Perpustakaan Balpem. "Sebelum pandemi sering, tapi semenjak ada pandemi, ini baru pertama kali," ungkapnya.


Pengunjung lain yakni Lolita Salsabilah mengaku bahwa saat ini meminjam buku di Perpustakaan Balpem dibatasi. Selain itu, untuk membaca buku diwajibkan di selasar perpustakaan dan tidak boleh di bawah pulang. Namun, dirinya memaklumi adanya protokol kesehatan (prokes) yang ada di perpustakaan tersebut. "Ya gimana lagi, sebetulnya kalau baca di luar ini terganggu dengan suara kendaraan, tapi saya memaklumi untuk kesehatan selama masa Corona ini," ungkapnya.


Sementara itu, Koordinator Perpustakaan Balpem Dispusip Kota Surabaya, Erna Farida mengatakan, saat ini jumlah pengunjung masih belum stabil pasca dibuka pada awal November lalu. Namun, pihaknya memaklumi hal itu karena kawasan penunjang yakni Alun-Alun Balpem juga belum dibuka hingga saat ini.


"Biasanya mereka (pengunjung Alun-Alun, red) sekalian dari Alun-Alun terus mampir ke perpustakaan untuk baca buku. Tapi sekarang untuk masyarakat umum jarang, kebanyakan mahasiswa dan pelajar yang lebih sering ke perpustakaan," terangnya.


Erna mengaku setiap hari pengunjung perpus hanya sekitar 50 orang. Dibandingkan dengan sebelum ditutupnya Alun-Alun Balpem masih jauh karena bisa mencapai 150-200 orang. Apalagi sebelum Covid-19 bisa mencapai 500 orang per harinya.


Untuk itu, pihaknya terus melakukan publikasi agar masyarakat mengetahui bahwa Perpustakaan Balpem sudah dibuka kembali. Selain itu, saat ini Perpustakaan Balpem juga dilengkapi ATM Kipin yang bisa dimanfaatkan sebagai referensi belajar bagi pelajar.


ATM Kipin adalah Kios Pintar digital yang berbentuk seperti mesin ATM dan berisi ribuan buku pelajaran sekolah dalam bentuk digital. "Untuk layanan Kipin setiap hari digunakan oleh 5-10 orang yang rata-rata untuk mencari referensi belajar," jelasnya. (rmt/jay)

Editor : Administrator