Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Target Tersambung Tahun Ini, JLLB Terkendala Pembebasan Lahan

Administrator • Selasa, 6 Oktober 2020 | 20:27 WIB





SURABAYA - Proses pembangunan jalan lingkar luar barat (JLLB) masih berlangsung. Padahal, JLLB ditargetkan  akan tersambung tahun ini. Proyek infrastruktur strategis itu masih terkendala pembebasan lahan untuk sisi utara. 



Ada 50 bidang tanah milik warga yang sudah dilakukan appraisal. Camat Benowo Muslich mengatakan, warga sudah mendapatkan ganti rugi atas lahan yang akan digunakan untuk penyambungan JLLB sisi utara yang berdekatan dengan rel kereta api. "Yang sudah dibebaskan yang row 55. Minggu lalu sudah ditentukan oleh appraisal di BPN untuk 50 bidang tanah," kata Muslich.




Proyek JLLB tersebut masih butuh 30 persen lagi bidang tanah yang belum dibebaskan. Muslich menjelaskan  saat ini masih kurang sekitar 10 bidang tanah yang belum dibebaskan. Nantinya dalam waktu dekat pihak appraisal akan segera melakukan pelepasan hak tanah kepada 10 bidang tanah milik warga. 



Bidang yang dibebaskan ada yang sudah berdiri bangunan, ada yang masih lahan tanah. "Kemarin yang 50 bidang tersebut, 48 berupa bangunan dan yang dua bidang tanah," jelasnya.




Muslich melanjutkan, sampai sisi utara yang bersebelahan dengan Polsek Benowo sudah rampung dikerjakan untuk disambungkan. Kendala kemarin adalah lahan yang kurang lebar sisi kanan kiri. Maka, ditambahi 10 meter. "Insya Allah, bulan ini bisa klir pembebasan lahan  sehingga bisa tersambung," harapnya. 




Muslich memastikan tidak ada warga yang protes terkait penggantian rugi pembebasan lahan. Pasalnya, pihak appraisal sudah menghitung berdasarkan harga pasar dan tambahan di luar harga pasar tanah.  "Warga sudah menerima. Tidak ada yang protes karena sesuai dengan hitungan," ungkapnya.




Nantinya JLLB juga menjadi akses masuk ke Gelora Bung Tomo (GBT) yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 tahun depan. Pelaksana utama proyek flyover Teluk Lamong Harry Adhi Dharma mengatakan, untuk melengkapi flyover nantinya ada pengerjaan lanjutan tahap kedua untuk jalan 450 meter yang akan menyambung dengan JLLB yang direncanakan Pemkot Surabaya. 




"Kalau ruas flyover Teluk Lamong sudah tersambung, pengerjaan sudah 89,99 persen, setelah itu nanti tahap dua akan disambungkan ke JLLB," katanya.



Harry menjelaskan, struktur fondasi tersebut cukup krusial karena jadi penopang jika ada beban besar. Selain  muatan kendaraan yang lewat juga untuk mengantisipasi gempa. "Pengerjaan expansion joint selesai di area section 1 dan 2 sudah dipasang kemudian betonnya. Kemudian pengerjaan terus dilakukan di titik section 3 dan 4 atau dari atas tol hingga ke sekitar tambak Romokalisari," jelasnya. (rmt/rek)



Editor : Administrator