Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hindari Kerumunan Parade Kesenian Budaya Surabaya 2020 Digelar Virtual

Administrator • Senin, 21 September 2020 | 10:05 WIB
Hindari Kerumunan Parade Kesenian Budaya Surabaya 2020 Digelar Virtual
Hindari Kerumunan Parade Kesenian Budaya Surabaya 2020 Digelar Virtual

SURABAYA-Di tengah pandemi Covid-19, Parade Kesenian Budaya tetap terselenggara. Namun kali ini pertunjukkan dikemas secara virtual. Hal ini semata untuk menghindari kerumanan. Selain itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya memfasilitasi para pekerja seni dan budaya di Surabaya agar tetap berkreasi dan berkarya. 


Acara yang dimulai sejak Sabtu (19/9) malam hingga akhir bulan Desember ini akan menampilkan beragam kesenian dan budaya. Seperti pada Minggu (20/9) malam akan menampilkan kesenian tradisional wayang orang dan karawitan yang beekolaborasi dengan grup Wayang Orang Surabaya dengan cerita Rebut Bumi Kamardikan.


Kepala Disbudpar Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan,  Parade Seni Budaya Surabaya itu digelar mulai tiga hingga lima kali dalam satu pekan. Setiap momen dipertunjukkan akan menyajikan tema yang berbeda-beda. Para seniman secara bergantian akan mengisi kegiatan itu. "Artinya dalam tampilan virtual itu seniman kita akan tampil secara bergantian dalam momen dan tema yang berbeda-beda," katanya.


Untuk meramaikan pertunjukkan yang berlangsung secara virtual tersebut, Disbudpar juga menggandeng beberapa tokoh seniman dan budayawan asal Surabaya, seperti Cak Kartolo, Cak Lupus, dan Cak Suro.


Sementara masyarakat dapat menyaksikan pertunjukkan Parade Seni Budaya Surabaya ini mulai pukul 19.00 melalui virtual di beberapa akun media sosial Instagram dan kanal Youtube milik Pemkot Surabaya. Di antaranya Sparkling Surabaya, Sapa Warga Surabaya, dan Bangga Surabaya. "Kita juga berkolaborasi dengan beberapa media televisi. Oleh karena kami tidak menunjukkan lokasinya," ungkapnya.


Sebelumnya, pada Sabtu (19/9) malam, tampilan perdana Parade Kesenian Budaya yang bertemakan Surabaya Merah Putih yang menceritakan perobekan bendera Belanda, Merah Putih Biru, di atas hotel Yamato (Hotel Majapahit). Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka langsung Parade Seni Budaya tersebut.


Risma mengatakan, Parade Seni Budaya Surabaya ini merupakan salah satu upaya Pemkot Surabaya dalam rangka menggerakkan kembali para seniman dan budayawan. Supaya tetap bisa berkontribusi di dalam setiap langkah gerak Kota Surabaya. "Jadi, meskipun ini di era pandemi Covid-19, tapi para seniman juga harus tetap berkreasi dan berdaya guna," katanya.


Oleh karena itu, Risma mengajak semua pihak untuk menyaksikan acara Parade Seni Budaya tahun 2020 ini. "Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya menggerakkan para seniman, tapi juga menggerakkan kita semuanya di era pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (rmt/nur)


Editor : Administrator
#hindari kerumunan