SURABAYA-Suasana meriah menyelimuti seisi ruangan dalam Peringatan Hari Anak Nasional yang di selenggarakan Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jatim. Dalam peringatan tersebut, BK3S melibatkan anak-anak down syndrome yang menarikan tarian jaranan. Dalam tarian jaranan itu melibatkan setidaknya 20 lebih anak penderita down syndrome.
Ketua Umum BK3S Jatim Pinky Saptandari mengatakan, dengan melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) ini merupakan bagian dari bentuk apresiasi ke anak-anak tersebut. “Mereka diapresiasi, merasa gembira telah dilibatkan dalam Gebyar Hari Anak Nasional ini. Awalnya mereka mau menari, tapi ini kita buat flashmob,” kata Pinky.
Tidak hanya melibatkan anak-anak down syndrome saja, dalam peringatan Hari Anak Nasional ini juga mengajak para orang tua serta tamu undangan yang hadir dilokasi untuk menari bersama. “Tahun lalu kan sebelum ada Covid-19 kita gelar di lapangan bersama dengan teman-temannya. Kali ini kita gelar lagi agar mereka merasa bahagia karena dilibatkan dalam gelaran setahun sekali ini,” ujarnya.
Dalam peringatan Hari Anak Nasional, Pinky berharap, walaupun dalam keadaan kondisi sulit kebutuhan anak harus tetap terpenuhi. Selain itu, di masa seperti saat ini anak-anak harus didampingi dengan berbagai kegiatan positif yang dapat dijadikan bekal di masa depan.
“Saya harap anak-anak bisa memperoleh haknya di situasi sulit seperti ini. Agar anak-anak tidak merasa jenuh dan tidak selalu belajar terus-terusan. Jadi harus seimbang,” pungkasnya. (gin/nur)
Editor : Administrator