SURABAYA-Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) banyak sekali masyarakat yang enggan, ragu-ragu, bahkan membatalkan pesta pernikahan. Kini, bagi pasangan muda yang akan melaksanakan janji suci, tidak perlu risau lagi, dengan mematuhi protokol kesehatan dan membatasi tamu undangan prosesi pernikahan bisa digelar kembali.
Seperti yang dilakukan salah satu hotel di kawasan Tegalsari ini. Di tempat ini, pihak hotel menyediakan tempat khusus ruang terbuka (outdoor) untuk prosesi wedding di tengah pandemi. Ruangan outdoor sendiri dipilih agar virus tidak mudah memapari tamu undangan satu sama lain.
Monica, Assisten Sales hotel tersebut menjelaskan, di saat pandemi ini bisa dijadikan salah satu pilihan pasangan muda untuk menggelar pernikahan.
"Kami sudah mulai membuka fasilitas wedding, tapi dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Selain itu, kami memberi batasan tamu 50 persen. Yang dulunya bisa maksimal 1.000 orang kini hanya 75 orang saja," ujar Caca, sapaan akrab Monica.
Caca mengatakan, selama menjalani prosesi pesta pernikahan cukup hanya mengenakan protokol kesehatan tanpa perlu syarat lainnya. "Kalau ingin ada tambahan tamu, kami bisa membuatkan dua shift. Seperti 50 persen untuk jadwal pesta pagi dan 50 persen untuk yang prosesi yang malam atau siangnya," ucapnya.
Di samping itu, untuk prosesi makeup-nya diperketat dengan sterilisasi alat khusus. Seperti yang dijelaskan oleh owner salah satu jasa makeup bridal Maria Regina saat simulasi wedding di hotel tersebut. Sebelum hari H pernikahan, alat-alat makeup yang akan digunakan bakal disemprot disinfektan khusus, hal itu bertujuan menangkal bakteri serta virus.
"Kita pakai disinfektan khusus, agar klien kami aman dari paparan corona. Kesulitan kami hanya ribet pada soal pembersihan saja sih, yang biasanya hanya kami cuci, kini kami sterilkan pakai disinfektan yang footgrade," kata Maria.
Untuk tren wedding di saat pandemi, Maria menjelaskan, penggunaan pakaian dan makeup tidak adanya yang terlalu mencolok, namun tetap elegan. Seperti menggunakan jas bagi pengantin pria dan gaun bagi mempelai wanita. "Tidak terlalu masalah ya kalau makeup dan busana. Itu juga tergantung dari permintaan customer dan menyesuaikan karakter yang diinginkan," ucapnya. (gin/nur)
Editor : Administrator