Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Risma Klaim Surabaya Sudah Hijau, Data Pemprov Kok Masih Merah

Administrator • Selasa, 4 Agustus 2020 | 20:08 WIB
Risma Klaim Surabaya Sudah Hijau, Data Pemprov Kok Masih Merah
Risma Klaim Surabaya Sudah Hijau, Data Pemprov Kok Masih Merah

SURABAYA–  Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menganggap Surabaya masih zona merah dengan risiko tinggi penularan Covid-19. Ini berbeda dengan klaim Wali Kota Tri Rismaharini yang menyebut wilayahnya sudah menjadi zona hijau.


Risma sebelumnya mengklaim Surabaya telah menjadi zona hijau virus corona (Covid-19). Merujuk data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Risma menyebut tingkat penularan corona Surabaya sudah menurun dengan kesembuhan yang kian meningkat. "Di mana kondisi Surabaya sudah (zona) hijau yang artinya penularannya kita sudah rendah. Lalu yang sembuh sudah banyak," kata Risma.


Namun berdasarkan peta resmi Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim diakses Senin (3/8) pukul 14.26 WIB, di infocovid19.jatimprov.go.id, Kota Surabaya masih menjadi zona merah penyebaran virus corona. Pemprov Jatim mencatat ada 8.756 kasus positif di Kota Surabaya dan 2.219 suspek hingga 3 Agustus. Sebanyak 5.381 pasien dirawat, 2.599 pasien sembuh dan 776 meninggal dunia.


Dalam peta, Surabaya tampak berwarna merah dengan tingkat risiko tinggi. Peta Kota Surabaya masih berwarna merah seperti Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang Gresik, Kota Malang, Kota Batu dan Kota Mojokerto. Data milik pemerintah pusat juga berkata demikian. Seperti terlihat pada situs covid19.go.id, Surabaya termasuk wilayah zona merah penularan virus corona.


Anggota Rumpun Kuratif Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, Jibril Makhyan Al Farabi mengatakan penentuan zona merah dalam peta Gugus Jatim itu harus mengikuti peta risiko yang dipublikasikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 nasional. "Penentuan zona merah kuning hijau ini kan kewenangan dari Satuan Gugus Tugas Pusat. Penilaian ini juga bisa diakses di covid19.go.id/peta-risiko yang menunjukkan warna zona tiap kabupaten dan kota," kata Jibril, Senin (3/8).


Setidaknya ada sejumlah indikator yang menjadi faktor penilaian status zona di sejumlah daerah. Di antaranya indikator epidemiologi, indikator surveilans dan indikator kesehatan masyarakat.


Dari sejumlah indikator tersebut, Jibril mengatakan bahwa jumlah kasus baru di Surabaya memang mulai menurun. Tingkat kesembuhan juga meningkat. Meski demikian, masyarakat Surabaya harus tetap waspada dan meningkatkan protokol kesehatan.(pps/rmt/rak)

Editor : Administrator
#pandemi covid 19 #pemkot surabaya